Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Proyek Jalan Lingkar Timur Waduk Jatigede Dilelang

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat tengah melakukan pelelangan proyek jalan nasional lingkar timur Waduk Jatigede senilai Rp395 miliar. Pembangunan jalan lingkar diproyeksikan dapat mengurai kepadatan lalu lintas di jalur lintas selatan Jawa.
Deandra Syarizka
Deandra Syarizka - Bisnis.com 27 Juli 2017  |  20:16 WIB

Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat tengah melakukan pelelangan proyek jalan nasional lingkar timur Waduk Jatigede senilai Rp395 miliar. Pembangunan jalan lingkar diproyeksikan dapat mengurai kepadatan lalu lintas di jalur lintas selatan Jawa.

Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR Arie Setiadie Moerwanto mengatakan, proyek jalan sepanjang 17,50 kilometer tersebut merupakan pengganti jalan akses menuju Waduk Jatigede yang akan terendam bila kapasitas tampung waduk telah maksimal.

“Waduk Jatigede kan masih tidak bisa ditinggikan karena ada jalan yang terendam. Jadi, jalan [pengganti] ini kami desain supaya sekalian untuk memecahkan kemacetan di selatan,” ujarn Arie kepada Bisnis, Rabu (26/7).

Dalam rapat evaluasi arus mudik di Kompleks Parlemen, pihaknya banyak mendapat masukan mengenai jalur lintas selatan.

Oleh karena itu, Arie menyatakan, Ditjen Bina Marga  akan memperbaiki jalan di sejumlah ruas, seperti di Cikijing dan membangun jalan baru.

Dia menuturkan, pembangunan jalan lingkar timur Waduk Jatigede telah masuk ke dalam program antisipasi mudik Lebaran pada tahun depan.

Nantinya dengan jalan ini, masyarakat yang berangkat dari Tasikmalaya melewati Cikijing dapat melalui lingkar timur Jatigede dan ke luar di Sumedang atau melanjukan perjalanan ke jalan tol Cikopo—Palimanan.

“Panjang ruas yang harus kita tempuh bisa lebih panjang, tetapi pemandangannya bisa lebih baik dan waktu tempuhnya lebih cepat terutama pada saat-saat mudik,” ujarnya.

PANTAI SELATAN

Di sisi lain, pemerintah juga siap melelang proyek pembangunan jalan lintas pantai selatan (pansela) Jawa sepanjang 90 kilometer.

Arie menjelaskan, sejauh in pihaknya telah mendapat izin dan kucuran pinjaman dari Islamic Development Bank senilai US$250 juta.

Menurutnya, pelelangan akan dilakukan untuk di Jawa Tengah khususnya Yogyakarta. Sementara untuk di Jawa Timur, pihaknya masih melakukan perbaikan desain teknis karena kontur daerah tersebut yang berliku dan curam.

Selain itu, pihaknya juga berencana melanjutkan pembangunan jalan layang baru di Karangsawah di jalur Pejagan—Purwokerto pada tahun depan, setelah sebelumnya membangun empat jalan layang di pelintasan sebidang yang ada di Jawa Tengah.

Keempat jalan laying tersebut adalah Klonengan—Prupuk, Dermoleng—Ketanggungan, Kretek—Paguyangan, dan Kesambi.

Keberadaan jalan-jalan layang tersebut terbukti efektif mengurai kepadatan lalu lintas yang kerap terjadi di pelintasan sebidang kereta api.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

lelang waduk jatigede jalan lingkar
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top