Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Produksi Perikanan Tangkap 2018 Ditarget 9,5 Juta Ton. Ini Pendorongnya

Perbaikan data diyakini mampu mengerek produksi perikanan tangkap 21,8% menjadi 9,5 juta ton tahun depan.Perbaikan data diyakini mampu mengerek produksi perikanan tangkap 21,8% menjadi 9,5 juta ton tahun depan.
Sri Mas Sari
Sri Mas Sari - Bisnis.com 15 Juli 2017  |  01:50 WIB
Ilustrasi - Bisnis
Ilustrasi - Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA -- Perbaikan data diyakini mampu mengerek produksi perikanan tangkap 21,8% menjadi 9,5 juta ton tahun depan.
 
Dirjen Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan dan Perikanan Sjarief Widjaja mengatakan pemerintah akan memperbaiki sistem pencatatan yang saat ini belum rapi. Perbaikan itu a.l. mencakup manajemen pelabuhan, bongkar-muat, dan buku kapal (log book).
 
Perbaikan akan mampu menggaet pula hasil tangkapan nelayan kecil yang volumenya kecil secara harian, tetapi besar jika diakumulasikan setahun.
 
"Anggap saja 200 hari [hari melaut dalam setahun]. Kalau dia pegang 20 kg [per hari] saja, setahun kira-kira 4 ton. Jumlah perahu yang begitu [kecil] berapa banyak? [Ada] 400.000 unit. Artinya, kalau kita memperkuat sistem pencatatan di daerah-daerah, itu [potensi produksi] terangkat ke permukaan," ujarnya.
 
Pemerintah menetapkan target produksi perikanan tangkap tahun ini 7,8 juta ton yang setara dengan Rp157,7 triliun. Adapun realisasi produksi tahun lalu 6,4 juta ton.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

perikanan tangkap
Editor : Andhika Anggoro Wening
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top