Mudik Gratis Motor dengan Kapal Belum Sesuai Ekspektasi

Gelaran mudik gratis sepeda motor dengan kapal laut yang digelar Kementerian Perhubungan dinilai belum sesuai ekspektasi.
Puput Ady Sukarno | 21 Juni 2017 15:21 WIB
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (kempat kanan) bersama Dirut PT Pelni Elvin Goentoro (kelima kanan) meninjau mudik sepeda motor dengan KM Dobonsolo, di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (21/6/2017). Pemerintah bekerja sama dengan PT Pelni (Persero) memberangkatkan 971 sepeda motor dan 2.069 penumpang dengan KM Dobonsolo melalui program mudik gratis pengendara sepeda motor rute Jakarta-Semarang. - Antara/Galih Pradipta

Bisnis.com, JAKARTA - Gelaran mudik gratis sepeda motor dengan kapal laut yang digelar Kementerian Perhubungan dinilai belum sesuai ekspektasi awal, lantaran kuota yang siapkan tidak terserap maksimal oleh masyarakat.

Dirjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan A. Tonny Budiono mengakui hal tersebut dan terdapat beberapa faktor penyebab hingga kuota yang disiapkan tidak terserap maksimal untuk arus mudik kali ini.

"Iya memang belum begitu sukses, karena yang banyak pada Rabu (21/6/2017) dan 23 Juni 2017. Sedangkan pada 17 dan 19 Juni masih tersedia space yang sangat banyak," ujarnya usai melepas keberangkatan mudik gratis itu di Terminal Penumpang Nusantara, Pelabuhan Tanjung Priok, Rabu (21/6/2017).

Menurutnya, dari sisi sosialisasi sudah sangat maksimal, meskipun adanya program tersebut dimaksudkan untuk mengurai kemacetan di jalan raya dan menekan angka kecelakaan sepeda motor itu cukup mendadak.

Kemenhub mengakui tidak memprogramkan sejak awal tahun, lantaran berdasarkan pengalaman tahun sebelumnya tidak digelar mudik gratis sepeda motor dengan kapal laut.

"Ini kan pakai proses tender dan banyak (perusahaan pelayaran) yang tidak bisa ikut, karena kan cukup mendadak ya. Untung dapat dari Pelni yang KM Dobonsolo ini. Sedangkan kalau yang perusahaan lainnya itu sudah pada telanjur jual tiket mudik untuk komersial mereka sendiri," paparnya.

Pihaknya sudah merasa melakukan upaya maksimal untuk arus mudik kali ini dengan mengerahkan kapal yang ada tersebut KM. Dobonsolo dapat mengangkut 1.250 sepeda motor dan 1.800 orang.

PT Pelni mendapat penugasan 8 call, dari Jakarta 4 call tanggal 17, 19, 21 dan 23 Juni 2017, sedangkan dari Semarang 4 call tanggal 30 Juni, 2, 4 dan 6 Juli 2017.

KM Dobonsolo berangkat dari Tanjung Priok dan dari Semarang pukul 16.00 wib dengan waktu tempuh 12 jam tiba di Tanjungemas Semarang jam 06.00 wib.

"Dengan kapal Pelni ini kita dapat delapan voyage, empat kali mudik dan empat kali balik sudah bagus. Ini saja kita tambah satu kapal lagi dari Atosim, untuk tanggal 22 Juni 2017, itu juga karena kami desak-desak terus, karena permintaan semakin meningkat saat mendekati hari raya," ucapnya.

Pihaknya pun berjanji segera melakukan evaluasi dan mempersiapkan lebih baik lagi tahun ke depan, karena program ini direncanakan akan berkelanjutan. "Kami tentu akan evaluasi dan mengambil solusi ke depan seperti apa. Jangan sampai duit rakyat ini terbuang sia-sia," tutur Tonny.

Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Bayi M. Hasani menyatakan masih belum terserapnya secara maksimal kuota mudik gratis tersebut lantaran beberapa jadwal keberangkatan kapal Mudik Gratis belum sepenuhnya sesuai dengan jadwal libur masyarakat, sehingga tidak semua jadwal keberangkatan kapal dipenuhi dengan pemudik.

"Kalau dari jadwal keberangkatan ini sepertinya yang diminati yang diujung mendekati hari H saat Idul Fitri. Mungkin saja ada yang belum libur, ada juga yang belum dapat Tunjangan Hari Raya (THR)," tuturnya.

Padahal, pihaknya mengaku telah intensif melakukan sosialisasi program Musik Gratis dengan Kapal Laut 2017, baik melalui media sosial, media massa, sejumlah selebritis, maupun blusukan kepada pusat pusat industri di Jakarta dan sekitarnya.

Pihaknya juga menggandeng Direktorat Perhubungan Darat yang juga menggelar mudik gratis sepeda motor, agar apabila sudah mendapatkan sesuai kuota untuk dapat dialihkan menggunakan kapal laut.

Manager PR & CSR PT Pelni Akhmad Sujadi mengatakan realisasi angkutan Mudik Bareng Guyub Rukun sepeda motor dari pemerintah melalui Kementerian Perhubungan rute Jakarta-Semarang dengan KM. Dobonsolo yang telah dilakukan dua kali pelayaran, yakni pada 17 dan 19 Juni 2017 mencapai 361 sepeda motor dan 769 penumpang.

Perinciannya, pada 17 Juni 2017 mencapai 113 sepeda motor dan 227 penumpang atau hanya sekitar 9%. Dan pada 19 Juni 2017 mencapai 248 sepeda motor dan 542 penumpang atau hanya 20%.

"Rencana yang diberangkatkan hari ini 21 Juni 2017 mencapai 971 sepeda motor dan 2.069 penumpang atau 84%. Sedangkan pada 23 Juni nanti lebih besar lagi mencapai 1083 motor dan 2265 penumpang," ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
mudik gratis

Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top