Pemerintah Targetkan Pelebaran Jalan Padang Bypass Selesai Akhir Bulan Ini

Pemerintah menargetkan peningkatan kapasitas Jalan Padang By Pass sepanjang 27 kilometer dapat rampung akhir bulan ini.
Yanita Petriella
Yanita Petriella - Bisnis.com 23 Mei 2017  |  01:43 WIB
Pemerintah Targetkan Pelebaran Jalan Padang Bypass Selesai Akhir Bulan Ini
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono (ketiga kiri) dan Gubernur Sumatra Barat Irwan Prayitno (kanan) mendapat penjelasan dari Direktur Utama PT Kunango Jantan Asril (kedua kiri) di kawasan By Pass kilometer 25, Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatra Barat, Selasa (16 - 5).Antara/Muhammad Arif Pribadi

Bisnis.com, JAKARTA – Pemerintah menargetkan peningkatan kapasitas Jalan Padang By Pass sepanjang 27 kilometer dapat rampung akhir bulan ini.

Peningkatan kapasitas jalan dilakukan dengan melebarkan lajur jalan yang ada, dari dua menjadi empat lajur, masing-masing dari seksi Gaung-Lubuk Begalung sepanjang 5 km dan seksi Lubuk Begalung-Duku sepanjang 22 km.

“Ruas jalan ini sangat dibutuhkan masyarakat, karena merupakan jalur logistik ke Kabupaten Pesisir Selatan dan Provinsi Bengkulu. Selain itu juga menghubungkan antara Bandara Minangkabau dengan Pelabuhan Teluk Bayur,” kata Dirjen Bina Marga Arie Setiadi Moerwanto, seperti dikutip siaran pers, Senin (22/5/2017).

Sementara itu, Kepala BPJN III Padang Syaiful Anwar mengatakan dari 27 Km, saat ini dalam tahap penyelesaian sepanjang 1,7 kilometer. Pelebaran jalan Padang Bypass didanai APBN yang berasal dari pinjaman Bank Export-Import Korea Selatan senilai Rp436 miliar.

Adapun untuk proses pengadaan lahannya dilakukan dan didanai oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan Pemerintah Kota Padang. Pada ruas jalan tersebut, juga dibangun  sembilan jembatan dengan panjang 558 meter.

Pembangunannya dimulai sejak April 2014 yang dilakukan oleh kontraktor joint operation KYERYONG Construction Industrial Co.,LTd - PT. Yala Persada Angkasa.

Sementara itu dalam menghadapi mudik Lebaran 2017, Syaiful menyatakan ruas jalan yang dilalui pemudik di Provinsi Sumatra Barat dalam kondisi mantap. Meski demikian, terdapat beberapa titik rawan longsor telah diinventarisasi dan dilakukan antisipasi dengan menerjunkan personil dan alat berat ke lokasi rawan longsor tersebut.

Kementerian PUPR juga memberikan dukungan bagi pengembangan kawasan wisata Mandeh di Sumatra Barat yang berjarak sekitar 56 km dari Kota Padang.

Syaiful Anwar menegaskan akan menyelesaikan secara bertahap jalan akses ke kawasan wisata Mandeh yakni ruas Teluk Kabung- Mandeh sepanjang 45 Km. Konstruksi pembangunan ruas jalan tersebut membutuhkan anggaran sebesar Rp 444 milyar termasuk didalamnya untuk pembangunan beberapa jembatan dengan total panjang 210 meter.

Pada  2017, pembangunan jalan akses wisata Mandeh dilakukan sepanjang 7 Km dengan alokasi anggaran Rp 100 milyar. Proses pembebasan lahan juga tengah dilakukan oleh Pemerintah Kota Padang dan Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan. Nantinya ruas jalan ini akan memiliki lebar 6 meter agar bisa dilintasi oleh bus wisata berukuran sedang dan dilakukan perbaikan geometri jalan sehingga meningkatkan keamanan dan kenyamanan pengendara.

Objek wisata Mandeh sudah dikenal baik di dalam dan luar negeri karena memiliki pulau-pulau eksotis dan wisata bahari sehingga dijuluki Raja Ampat di Indonesia Barat. Kampung Mandeh berada di Teluk Carocok Tarusan dan terdapat beberapa pulau kecil disekitarnya yakni Pulau Traju, Pulau Setan Besar dan Kecil, Pulau Sironjang Besar dan Kecil dan Pulau Cubadak.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
padang, sumbar

Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top