Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Perusahaan Aplikasi Penyedia Jasa Transportasi Diminta Patuhi Peraturan

Kementerian Perhubungan meminta perusahaan aplikasi mematuhi peraturan menteri perhubungan No. 32/2016 meskipun peraturan tersebut saat ini sedang dalam proses revisi.
Yudi Supriyanto
Yudi Supriyanto - Bisnis.com 13 Maret 2017  |  19:57 WIB
Perusahaan Aplikasi Penyedia Jasa Transportasi Diminta Patuhi Peraturan
Taksi berbasis aplikasi - Antara
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Kementerian Perhubungan meminta perusahaan aplikasi mematuhi peraturan menteri perhubungan No. 32/2016 meskipun peraturan tersebut saat ini sedang dalam proses revisi.

Sekretaris Jenderal Kementerian Perhubungan Sugihardjo mengatakan, jumlah angkutan umum sewa berbasis aplikasi yang beroperasi di wilayah DKI Jakarta baru 10% yang telah mendaftarkan diri dan memiliki izin operasi.

“Dari data yang kami dapat, contohnya aplikasi Grab Car yang dikelola oleh PT Solusi Transport Indonesia, jumlah kendaraan yang kita identifikasi ada 5.110 kendaraan, yang sudah berizin untuk wilayah DKI Jakarta baru 347 kendaraan, berarti ada 4.763 kendaraan yang tidak izin,” kata Sugihardjo dalam siaran pers, Jakarta, Senin (13/3/2017).

Dia menegaskan, perusahaan aplikasi yang masih memberikan fasilitas online kepada angkutan umum sewa yang tidak memiliki izin operasi harus diberikan sanksi.

Oleh karena itu, ungkapnya, Kemenhub akan memberikan masukan kepada menteri komunikasi dan informatika yang memiliki wewenang untuk melakukan pemutusan akses atau pemblokiran sementara terhadap provider aplikasi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Kemenhub angkutan berbasis aplikasi
Editor : Rustam Agus
Bagikan
Konten Premium

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top