Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Serikat Pekerja Didorong Jadi Teladan

Serikat kerja tak lagi semestinya berperan sebagai lawan dari perusahaan tetapi harus memberikan contoh kepatutan bagi pekerja di lingkungan tersebut.
M. Nurhadi Pratomo
M. Nurhadi Pratomo - Bisnis.com 25 Februari 2017  |  14:40 WIB

Bisnis.com, JAKARTA — Serikat kerja tak lagi semestinya berperan sebagai lawan dari perusahaan tetapi harus memberikan contoh kepatutan bagi pekerja di lingkungan tersebut.

Hal itu diungkapkan Wakil Sekretaris Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Aditya Warman saat seminar nasional yang diselenggarakan Serikat Karyawan (Sekar) PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) bertajuk “Disrupting Our Common Integrity” di Jakarta, Jumat (24/2).

“Serikat pekerja harus mampu menjadi contoh kepatutan tenaga kerja bukan kepatuhan,” imbuh Aditya.

Menurutnya, serikat pekerja harus menjadi teladan dalam suatu perusahaan. Selain itu, dia mengingatkan agar serikat pekerja juga menjadi pengontrol kebijakan yang dilakukan organisasi. 

Lebih lanjut, Aditya mengatakan peran pemimpin dalam menjadi teladan bagi perusahaan tak kalah penting. Bahkan, dia menyebut sebuah istilah untuk menegaskan beban yang dipikul pemangku kepentingan tertinggi dalam organisai tersebut.

“Pohon mati dari pucuk, begitu juga dengan organisasi akan mati jika sang pemimpin tidak berperan dengan baik,” ujar Aditya. 

Dalam kesempatan yang sama, Komisaris Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Laode Muhammad Syarif menegaskan perusahaan agar menjaga integritas agar terhindar dari potensi adanya tindak pidana korupsi.

“Sikap perusahaan untuk urusan korupsi harus hitam dan putih. Jika sudah abu-abu maka integritas akan hilang,” tegas Laode.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

perusahaan serikat pekerja
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top