Jalan Lintas Kaltim dan Kaltara Amblas, Lebar Jalan Tersisa Hanya 1 Meter

Akibat pergeseran tanah, jalan lintas yang menghubungkan Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara amblas hingga hanya tinggal 1 meter lebar jalan yang bisa digunakan.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 29 Januari 2017  |  06:32 WIB
Jalan Lintas Kaltim dan Kaltara Amblas, Lebar Jalan Tersisa Hanya 1 Meter
Ilustrasi

Bisnis.com, SAMARINDA - Akibat pergeseran tanah, jalan lintas yang menghubungkan Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara amblas hingga hanya tinggal 1 meter lebar jalan yang bisa digunakan.

Lokasi jalan amblas tersebut berada di Kilometer 25, Kabupaten Berau.

Staf Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Berau ketika dihubungi dari Samarinda, Sabtu (28/1) menyatakan bahwa jalur jalan yang amblas tersebut merupakan jalur penghubung Kabupaten Berau (Kaltim) dengan Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara.

"Kami mendapat laporan pada hari Jumat (27/1) sekitar pukul 21.00 Wita bahwa di KM 25 jalur yang menghubungkan Kabupaten Berau dengan Kabupaten Bulungan, tepatnya di kawasan Gunung Tabur, sebagian ruas jalan mengalami pergeseran sehingga tidak bisa dilalui kendaraan besar, seperti truk," kata Sarpan.

Tim BPBD Kabupaten Berau, lanjut Sarpan, pada hari Jumat (27/1) sekitar pukul 23.00 Wita melakukan pengecekan ke lokasi jalan amblas tersebut untuk melakukan penangangan awal.

"Dari pengamatan kami di lokasi, sebagian badan jalan mengalami pergeseran sehingga hanya satu sisi dengan lebar sekitar 1 meter yang bisa digunakan. Itu pun hanya bisa dilintasi kendaraan berukuran kecil. Untungnya pada Jumat malam tidak turun hujan sehingga pergeseran tanah tidak terlalu signifikan," kata Sarpan.

Jika turun hujan, dikhawatirkan jalur jalan penghubung Kabupaten Berau dengan Kabupaten Bulungan itu akan terputus sebab kondisi jalan pada bagian yang ambles masih labil dan terus mengalami pergeseran.

BPBD Kabupaten Berau bersama instansi terkait telah memasang rambu di jalur jalan yang amblas tersebut agar pengendara berhati-hati saat melintasi jalur antarprovinsi itu.

"Penanganan awal sudah dilakukan dengan memberikan tanda pada ruas jalan yang ambles tersebut. Jalur jalan yang sebagian badan jalannya mengalami pergeseran itu merupakan jalan negara yang sebelumnya juga sempat amblas," terang Sarpan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
berau

Sumber : Antara

Editor : Saeno
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top