Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Presiden China Ingin Tata Kelola Iklim Berkeadilan

Pemerintah China siap bahu-membahu bersama negara lain menjalankan Perjanjian Paris mengenai Perubahan Iklim dalam rangka mencegah pemanasan global.
Samdysara Saragih
Samdysara Saragih - Bisnis.com 05 November 2016  |  20:24 WIB
Presiden China Ingin Tata Kelola Iklim Berkeadilan
Pemerintah China siap bahu-membahu bersama negara lain menjalankan Perjanjian Paris mengenai Perubahan Iklim dalam rangka mencegah pemanasan global. - Bisnis
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Pemerintah China siap bahu-membahu bersama negara lain menjalankan Perjanjian Paris mengenai Perubahan Iklim dalam rangka mencegah pemanasan global.

Presiden China Xi Jinping mengatakan Perjanjian Paris menghantarkan fase baru dalam kerja sama internasional untuk menghadapi pemanasan global. China sendiri, menurut dia, akan bersikap positif dan mendorong ekonomi rendah karbon dan berperang menghadapi perubahan iklim.

“China ingin memperkuat komunikasi dan kerja sama dengan semua pihak dan membangun mekanisme tata kelola iklim global yang kolaboratif, hasil yang win-win, masuk akal, dan berkeadilan,” katanya sebagaimana dikutip dari Xinhua, Sabtu (5/11/2016).

Penegasan Xi dinyatakan dalam surat ucapan selamat kepada Sekretaris Jenderal Perserikanan Bangsa-Bangsa Ban Ki Moon atas diratifikasinya Perjanjian Paris. Dalam surat itu, Xi bersyukur atas upaya bersama negara-negara lain sehingga Perjanjian Paris menjadi salah satu kesepakatan internasional yang berlaku paling cepat dalam sejarah.

Perjanjian Paris efektif dimulai sejak Desember 2015. China menandatangani perjanjian itu pada 22 April 2016 dan meratifikasinya pada 3 September.

Sementara itu, Indonesia secara resmi meratifikasi Perjanjian Paris pada 19 Oktober ketika parlemen mengesahkan UU No. 16/2016 tentang Pengesahan Perjanjian Paris. Pada 1 November, Indonesia menjadi negara ke-89 yang secara resmi menyerahkan salinan ratifikasi kepada PBB.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

china xi jinping perubahan iklim perjanjian paris
Editor : Martin Sihombing
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top