Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Tahun Depan, Jalan Perbatasan Kalimantan Masih Belum Tembus

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basoeki Hadimuljono menyatakan pembangunan jalan perbatasan di wilayah Kalimantan sepanjang 1.900 km belum bisa seluruhnya tembus pada 2017.
Irene Agustine
Irene Agustine - Bisnis.com 27 Oktober 2016  |  19:14 WIB
Jalan nasional - Ilustrasi/Bisnis.com
Jalan nasional - Ilustrasi/Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basoeki Hadimuljono menyatakan pembangunan jalan perbatasan di wilayah Kalimantan sepanjang 1.900 km belum bisa seluruhnya tembus pada 2017.
 
Saat ini, dia mengatakan jalan perbatasan yang sudah tembus mencapai 1.450 km, sehingga masih ada 450 km yang belum tembus sampai akhir tahun ini.
 
Tahun depan, Basoeki memperkirakan jalan perbatasan tersebut bertambah 100 km.
 
“Jadi tinggal 300 km sisanya. Karena ini medannya jauh lebih berat, perbatasan Indonesia dan Malaysia merupakan tebing tinggi, perbukitan yang tinggi,” katanya, dalam diskusi 2 tahun pemerintahan Jokowi-JK, di Kantor Staf Presiden, Kamis (27/10/2016).
 
Di sisi lain, Basoeki memperkirakan jalan perbatasan antara Nusa Tenggara dan Timor Leste sepanjang 173 kilometer dapat seluruhnya selesai pada tahun depan.
 
“Sekarang masih ada sisa 113 kilometer, akan kita selesaikan pada 2017,” ujarnya.
 
Untuk jalan perbatasan di Papua, saat ini sepanjang 844,59 km telah tembus sedangkan 266,91 km belum tembus.
 
Tahun depan, Basoeki memperkirakan jalan tembus untuk perbatasan Papua menjadi 901,1 km, sehingga yang belum tembus sepanjang 210,4 km.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kalimantan jalan perbatasan
Editor : Rustam Agus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top