Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Sasar Reformasi Regulasi, 7 Paket Ekonomi Siap Meluncur Hingga Akhir 2016

Pemerintah bakal melansir sedikitnya 7 paket kebijakan ekonomi dalam sisa tahun ini hingga tahun depan yang menyasar pada reformasi regulasi secara sektoral.
Arys Aditya
Arys Aditya - Bisnis.com 25 Oktober 2016  |  21:37 WIB
Darmin Nasution - Reuters/Enny Nuraheni
Darmin Nasution - Reuters/Enny Nuraheni

Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah bakal melansir sedikitnya tujuh paket kebijakan ekonomi dalam pada sisa tahun ini hingga tahun depan yang menyasar pada reformasi regulasi secara sektoral. Paket Kebijakan Ekonomi Tahap II akan meneruskan tahap sebelumnya yang telah menelurkan 13 paket kebijakan.

Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution menyatakan salah satu sasaran utama peluncuran paket-paket tersebut adalah untuk menjadi pelumas sehingga perekonomian berjalan lebih efisien dan lebih cepat, seperti 13 paket yang telah dilansir.

Paket kebijakan tahap dua tersebut akan mengangkat tujuh usulan prioritas, seperti pendidikan dan pelatihan vokasi, logistik, pertanahan atau reforma agraria dan energi. Berikutnya adalah isu sektoral, yaitu manufaktur, pariwisata, perikanan dan jasa-jasa.

Darmin menuturkan, persoalan pangan juga akan mendapat tempat yang kemudian dilanjutkan dengan paket kebijakan invensi, inovasi dan ekonomi kreatif.

“Pertama, kemungkinan masalah pendidikan dan pelatihan vokasional. Kita sudah sering bertahun-tahun bicara link and match tapi nggak pernah match, gak pernah ngelink. Kita harus mengubah dari dasarnya itu sendiri apa itu SMK, D1, D2 dan seterusnya,” katanya dalam diskusi 2 Tahun Kerja Nyata Jokowi-JK di Kantor Staf Presiden, Selasa (25/10/2016).

Dia menambahkan paket itu akan mengubah kurikulum sekolah kejuruan atau vokasional sehingga memastikan sekitar 60%-70% waktu siswa akan dialokasikan untuk praktek dan magang. Sehingga, pada tahun pertama siswa bersekolah dia telah memiliki keahlian.

Berdasarkan catatan Kementerian Koordinator Perekonomian, total regulasi pokok yang dideregulasi mencapai 202 regulasi dari target 204 regulasi. Adapun, aturan turunan yang dideregulasi sebanyak 26 regulasi.

Sebelumnya, Darmin mengatakan Paket Kebijakan Ekonomi jilid XIV yang rencananya akan memungkasi tahap pertama akan menyasar sektor ekonomi digital.

Sedianya, pengumuman paket ini dilakukan hari ini namun dibatalkan karena Presiden Joko Widodo menghadiri acara penghormatan terakhir Raja Thailand yang mangkat pekan lalu.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Paket Ekonomi
Editor : Yusuf Waluyo Jati
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top