Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Harga Murah Dongkrak Impor Bahan Baku Tekstil

Data Badan Pusat Statistik menunjukkan volume impor seluruh produk tekstil tahun ini berada dalam tren kenaikan di saat volume impor serat tekstil justru merosot tajam.
Demis Rizky Gosta
Demis Rizky Gosta - Bisnis.com 23 Oktober 2016  |  22:29 WIB
Ilustrasi - eratexco.com
Ilustrasi - eratexco.com

Bisnis.com, JAKARTA – Volume impor bahan baku tekstil terus menanjak karena harga produk impor jauh lebih murah dari produk lokal.

Ketua Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) Ade Sudrajat mengatakan selisih harga yang signifikan membuat produsen tekstil memilih menggunakan bahan baku impor.

Perbedaan harga antara benang dan kain impor dan produk industri domestik semakin tajam setelah pemberlakuan bea masuk anti dumping bagi produk serat.

“Sekarang perbedaan harga di serat saja bisa sampai 25%. Selisihnya semakin tajam semakin ke hilir, di benang dan kain harga [produk domestik] semakin mahal,” kata Ade, Minggu (23/10/2016).

Data Badan Pusat Statistik menunjukkan volume impor seluruh produk tekstil tahun ini berada dalam tren kenaikan di saat volume impor serat tekstil justru merosot tajam.

Kenaikan tertajam terjadi pada impor kain tenunan. Volume impor kain tenun tumbuh 34,9% year on year pada Januari—Agustus 2016, padahal tahun lalu impor kain tenun hanya tumbuh 2,62%.

Pada periode yang sama, volume impor kain bordir naik 11,03%, sutra naik 6,61%, dan kain rajutan naik 2,99%. Adapun volume impor benang pintal dan benang filamen buatan masing-masing naik 11,81% dan 6,34%.

Di sisi lain, volume impor serat tekstil anjlok 31,08% dari 7,66 juta ton pada Januari—Agustus 2015 menjadi 5,28 juta ton pada Januari—Agustus 2016.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tekstil
Editor : Andhika Anggoro Wening
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top