Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

IGANISUS JONAN: Extra Flight Pada Slot Kosong

Menteri Perhubungan Ignasius Jonan menyatakan jika "extra flight" atau penambahan jadwal penerbangan harus ditempatkan pada slot penerbangan yang kosong saat pelaksanaan mudik Lebaran 2016 di Bandara Internasional Juanda Surabaya.
Martin Sihombing
Martin Sihombing - Bisnis.com 26 Juni 2016  |  05:05 WIB
Menteri Perhubungan Ignasius Jonan (berkacamata hitam) - Bisnis/Nadya Kurnia
Menteri Perhubungan Ignasius Jonan (berkacamata hitam) - Bisnis/Nadya Kurnia

Bisnis.com, SIDOARJO -  Menteri Perhubungan Ignasius Jonan menyatakan jika "extra flight" atau penambahan jadwal penerbangan harus ditempatkan pada slot penerbangan yang kosong saat pelaksanaan mudik Lebaran 2016 di Bandara Internasional Juanda Surabaya.

"Pelaksanaan 'extra flight' itu harus ditempatkan pada slot penerbangan yang kosong karena kalau ditempatkan pada slot penerbangan yang padat pasti akibatnya akan terjadi 'delay' (penundaan jadwal penerbangan) pesawat," katanya saat melakukan kunjungan ke Bandara Internasional Juanda Sabtu (25/6/2016) malam.

Oleh karena itu, kata dia, salah satu untuk mengatasi permasalahan "delay" pesawat adalah menempatkan penambahan jadwal penerbangan pesawat di jadwal yang longgar.

"Namanya juga 'extra flight' ya harus ditempatkan di waktu yang longgar supaya tidak terjadi 'delay' jadwal penerbangan pesawat," katanya.

Dalam kunjungan ke Bandara Internasional Juanda tersebut dirinya juga mendapatkan masukan supaya petugas kepolisian mengatur lalu lintas dari dan menuju ke Bandara Internasional Juanda.

"Hal itu bertujuan untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas penumpang yang ingin menuju ke Bandara Internasional Juanda Surabaya ini," katanya.

Ia mengatakan, untuk pemberian izin penambahan penerbangan pihaknya akan sangat berhati-hati dan tidak berdasarkan tingginya jumlah permintaan penumpang.

"Pemberian izin tersebut dilakukan berdasarkan pada kesiapan maskapai penerbangan, sarana dan prasarana serta kru. Kalau dihitung kru itu harus lembur, pasti tidak dikasih," katanya.

Ia mengatakan, secara umum di Bandara Juanda ini memang sudah bagus dan tidak begitu banyak yang harus dibenahi hanya saja pelayanan harus diterapkan dan dijaga.

"Mungkin di 35 bandara lain di Indonesia yang menjadi konsentrasi mudik lebaran bisa meniru Bandara Internasional Juanda untuk menyiapkan tarif batas bawah dan batas atas untuk penerbangan ekonomi," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ignasius jonan jadwal penerbangan

Sumber : ANTARA

Editor : Martin Sihombing
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top