Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PERTUMBUHAN EKONOMI: Bappenas Tak Pangkas Target PDB

Kendati Bank Indonesia memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi menjadi 5,1%-5,3%, pemerintah tetap bersikukuh mempertahankan 5,3% sebagai target produk domestik bruto pada tahun ini.
Veronika Yasinta
Veronika Yasinta - Bisnis.com 16 Mei 2016  |  15:43 WIB
Ilustrasi. - .
Ilustrasi. - .

Bisnis.com, Jakarta—Kendati Bank Indonesia memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi menjadi 5,1%-5,3%, pemerintah tetap bersikukuh mempertahankan 5,3% sebagai target produk domestik bruto pada tahun ini.

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Sofyan Djalil mengatakan belum ada faktor-faktor yang mengharuskan pemerintah melakukan revisi target PDB. Menurutnya, target itu sebagai langkah untuk mendorong kementerian bekerja optimal di tengah perekonomian dunia tengah terpuruk.

“Kita mendorong target yang lebih baik, tapi kan ada faktor-faktor di luar kontrol kita. Faktor-faktor itu yang sebabkan kita lakukan revisi, tapi jangan belum apa-apa sudah kita lakukan revisi, supaya kementerian itu bekerja optimum,” katanya, di Jakarta, Senin (16/5/2016).

Dia menuturkan kabinet pemerintah saat ini telah melakukan banyak perbaikan yang fundamental dengan sejumlah paket kebijakan yang dikeluarkan. Namun, paket-paket itu memerlukan waktu untuk memperoleh respons dan manfaat yang berkelanjutan.

“Paket-paket ekonomi itu luar biasa progresifnya, masalah-masalah yang tidak tertangani selama ini dibereskan, tapi hasilnya tidak sekarang, perlu respons,” ucapnya.

Pertumbuhan ekonomi pada kuartal I/2016 tercatat 4,92% (yoy), lebih rendah dari kuartal IV/2015 sebesar 5,04% (yoy). Namun, pertumbuhan ekonomi pada kuartal I/2016 tersebut lebih tinggi dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Pertumbuhan Ekonomi Sofyan Djalil
Editor : Linda Teti Silitonga

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top