Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

BPN Pastikan HGU Sawit Selalu di Luar Hutan

Badan Pertanahan Nasional Kanwil Sumsel memastikan hak guna usaha perkebunan yang diterbitkan badan itu selalu berada di luar kawasan hutan agar tidak terjadi tumpang tindih lahan.
Dinda Wulandari
Dinda Wulandari - Bisnis.com 28 April 2016  |  17:15 WIB

Bisnis.com, PALEMBANG--Badan Pertanahan Nasional Kanwil Sumsel memastikan hak guna usaha perkebunan yang diterbitkan badan itu selalu berada di luar kawasan hutan agar tidak terjadi tumpang tindih lahan.

Kepala Bidang Hak Tanah dan Pendaftaran Tanah Kantor Wilayah BPN Sumsel, Tri Astuti, mengatakan pihaknya selalu berkoordinasi dengan Dinas Kehutanan Sumsel untuk memastikan HGU berada di luar kawasan hutan.

“Jika masih ada yang masuk tentunya tidak kami proses, kami harus clean and clear, setelah diukur minta koordinasi dengan Dinas Kehutanan,” katanya, Kamis (28/4/2016).

BPN Kanwil Sumsel mencatat telah menerbitkan sekitar 50 sertifikat perusahaan sepanjang lima tahun terakhir dan mayoritas digunakan untuk perkebunan sawit.

Sementara itu berdasarkan data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), terdapat 41 perusahaan perkebunan sawit yang mengajukan pelepasan kawasan hutan di Sumsel, yang mana ada 4 perusahaan yang masih dalam tahap persetujuan prinsip.

41 perusahaan itu menggunakan 241.502,84 hektare lahan di hutan untuk dijadikan perkebunan sawit.

Kepala Dinas Perkebunan Sumsel Fakhrurrozi mengatakan masalah tumpang tindih lahan di kawasan hutan itu baru sebatas indikasi.

“Mau dicek dahulu, itu kan indikasi saja, datanya mana. Kalau tidak ada bagaimana?” katanya

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bpn kebun sawit HAK GUNA USAHA
Editor : Rustam Agus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top