Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BENIH TANAMAN PANGAN: Bidik Pasar Asean, Syngenta Buka Seedcare Institute di Singapura

Syngenta AG membuka Seedcare Institute di Singapura guna membidik pasar benih tanaman pangan unggul di kawasan Asia Tenggaran
Wike Dita Herlinda
Wike Dita Herlinda - Bisnis.com 20 April 2016  |  15:23 WIB
Benih tanaman.  - referensisahabat.blogspot
Benih tanaman. - referensisahabat.blogspot

Bisnis.com, SINGAPURA - Syngenta AG membuka Seedcare Institute di Singapura guna membidik pasar benih tanaman pangan unggul di kawasan Asia Tenggara.

Seedcare Institute tersebut merupakan cabang ke-12 di dunia--dan kedua di Asia Pasifik--yang dimiliki oleh produsen benih hibrida yang bermarkas di Swiss tersebut.

Global Head of Seedcare Ioana Tudor mengatakan fasilitas baru itu akan dijadikan pusat pengembangan teknologi 'treatment' untuk benih, serta penyedia jasa seperti aplikasi produk, manajemen kualitas, pelatihan, riset benih, dan produk-produk pendukung lainnya.

"Seedcare merupakan produsen 'treatment' untuk benih yang berbeda dari lainnya, karena kami menawarkan kombinasi antara produk, pengaplikasian, dan jasa," jelasnya di sela-sela pembukaan di Singapura, Rabu (20/4/2016).

Menurutnya, dengan menggunakan pendekatan tersebut, kualitas penerapan produk 'treatment' benih akan lebih terjaga serta kemampuan genetis dari benih akan lebih dimaksimalkan untuk mendapatkan hasil terbaik.

Seedcare Institute Singapore terletak di Kendall Lab di Science Park II, dan dilengkapi dengan teknologi komprehensif serta tenaga ahli yang mumpuni untuk membantu para petani serta mitra lain di Asean.

Fasilitas tersebut juga digadang-gadang dapat menopang kebutuhan pasar lokal dan membantu para mitra bisnis untuk mengatasi permasalahan, memahami regulasi, dan meningkatkan performa benih mereka agar peningkatan hasil produksi (yield) dapat lebih optimal.

"Membantu petani meningkatkan yield dan memproduksi gabah yang berkualitas adalah tujuan utama kami di Asia Pasifik," imbuh Regional Director APAC Tina Lawton pada kesempatan yang sama.

Dia berpendapat bahwa teknologi adalah kunci dari kemajuan sektor agribisnis di Asean.

"Oleh karena itu, dengan mendirikan Seedcare Institute di Singapura, kami dapat memberika lebih banyak solusi untuk mengatasi permasalahan on farm. Fasilitas ini juga akan menunjang tercapainy target Good Growth Plan pada 2020."

Sementara itu, Director Energy & Chemicals Singapore Economic Development Board Cindy Koh menambahkan keputusan Syngenta untuk mendirikan Seedcare di Singapura adalah cerminan bahwa negara tersebut paling mumpuni untuk dijadikan lahan pengembangan solusi bagi permasalahan sektor agrikltur yang kompleks di Asean.

"Ini juga menunjukka bahwa Singapura pantas dijadikan tempat netral untuk pusat riset regional. Kami harap kerjasama dengan Syngenta ini dapat membuahka strategu pertumbuhan di tingkat regional."

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

benih
Editor : Linda Teti Silitonga
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top