Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Sistem Navigasi Rusak, Bandara Hang Nadim Operasikan Layanan Berbasis GPS

Kementerian Perhubungan menyiapkan pelayanan navigasi berbasis instrumen dengan pendekatan melalui GPS guna melayani penerbangan malam hari di Bandara Hang Nadim Batam.
Ringkang Gumiwang
Ringkang Gumiwang - Bisnis.com 08 Februari 2016  |  19:40 WIB
Bandara Hang Nadim Batam, Kepulauan Riau. - Antara/M N Kanwa
Bandara Hang Nadim Batam, Kepulauan Riau. - Antara/M N Kanwa

Bisnis.com, JAKARTA—Kementerian Perhubungan menyiapkan pelayanan navigasi berbasis instrumen dengan pendekatan melalui GPS guna melayani penerbangan malam hari di Bandara Hang Nadim Batam.

“Untuk pelayanan malam hari, disediakan pelayanan navigasi berbasis instrument approach prosedure, GPS approach pada RWY 04,” ujar J.A Barata, Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenhub di Jakarta, Senin (8/2/2016).

Dia menambahkan penerapan prosedur tersebut telah dikoordinasikan dengan para maskapai, AirNav Indonesia, termasuk pihak Singapura. Adapun, peralatan instrument landing system (ILS), DVOR dan DME masih dalam proses.

Selain itu, unit pelayanan navigasi di Tanjung Pinang akan turut mengawasi pemberian pelayanan navigasi pada fase approach di Batam dengan radar yang ada, dan mengikuti waktu operasi Bandara Hang Nadim.

Seperti diketahui, sistem navigasi Bandara Hang Nadim mengalami kerusakan akibat tersambar petir. Akibatnya, bandara tersebut terpaksa ditutup mulai Minggu pada 18.11 WIB hingga Senin pada 06.18 WIB.

Saat ini, Bandara Hang Nadim telah beroperasi kembali, sejak 06.18 WIB. Meski begitu, bandara tersebut beroperasi dengan pelayanan navigasi berbasis visual.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bandara hang nadim gps
Editor : Fatkhul Maskur
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top