Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Incar Pertumbuhan 30%, Fortune Mate Garap Proyek Pergudangan

Peni Widarti
Peni Widarti - Bisnis.com 20 Januari 2016  |  15:47 WIB
Ilustrasi - Antara
Ilustrasi - Antara

Bisnis.com, SURABAYA – Perusahaan properti PT Fortune Mate Indonesia Tbk tahun ini menggarap kembali proyek pergudangan dan bisnis sebagai upaya untuk meningkatkan pendapatan perseroan yang diproyeksikan naik 30%.

Internal Audit Fortune Jazid mengatakan proyek pergudangan Fortune Business and Industrial Park yang berada di Jl. Tambak Sawah Sidoarjo tersebut menelan investasi hingga Rp170 miliar (tidak termasuk lahan). Menurutnya, Fortune kembali menggarap pasar pergudangan lantaran kebutuhan bisnis di Jatim bakal semakin meningkat tahun ini.

“Sebelumnya kami sudah menggarap pergudangan di Romokalisari yang sudah ter-develop ada 10 ha, dan menggarap sejumlah perumahan di Benowo seluas 24 ha. Tahun ini kami bikin gudang lagi tetapi dengan konsep yang berbeda,” jelasnya dalam konferensi pers, Rabu (20/1/2016).

Jazid menjelaskan proyek pergudangan tersebut menggunakan konsep bisnis dan industri yang digabungkan, yakni bangunan pada lantai 1 difungsikan sebagai gudang, dan lantai 2 dan 3 difungsikan untuk perkantoran.

“Jadi yang dijual bukan hanya gudang kosong tetapi gudang yang di atasnya ada ruang kantor. Kami pun membangun model yang bervariasi, ada yang gudang dengan kantor 2 lantai, ada yang 3 lantai sehingga banyak pilihan dan menyesuaikan kebutuhan,” jelasnya.

Adapun, komplek pergudangan tersebut bakal memiliki empat blok dengan total jumlah gudang ada 92 unit yang dijual mulai Rp3,6 miliar, dan juga ruko sebanyak 61 unit yang ditawarkan mulai Rp1,5 miliar. Pada Blok A saat ini sudah terbangun, sedangkan Blok B rencanannya juga mulai dibangun tahun ini.

“Pada waktu soft launching sudah terjual 2 unit. Kami targetkan penjualan gudang pada Blok A habis pada akhir tahun ini. Sedangkan pembangunan seluruh blok kami perkirakan rampung 2019,” ujarnya.

Jazid mengatakan, pasar pergudangan tahun ini masih cukup bagus mengingat tren harga properti dalam 5 tahun terakhir ini juga terus bertumbuh hingga 110%. Namun begitu, lanjutnya, pasar pergudangan bisa terpengaruh oleh stabilitas politik dan keamanan serta daya beli masyarakat.

“Diharapkan tahun ini semuanya stabil, termasuk kesejahteraan masyarakat karena dua hal itu memicu pertumbuhan properti tahun ini,” katanya.

Dia menambahkan perseroan beruntung berada di Jawa Timur lantaran pertumbuhan ekonominya masih lebih baik dibandingkan daerah lain, bahkan dibadningkan dengan DKI Jakarta.

Sekretaris Perusahaan Fortune, Agustinus Agus Sunarto menambahkan untuk mengejar target penjualan proyek gudang tersebut, perseroan menggandeng mitra seperti agen properti dan perbankan yakni Bank Mandiri dan BRI untuk fasilitas kredit pemilikan gudang.

“Selain itu, untuk legalitas gudang mulai dari HGB dan perizinan umum untuk aktivitas industri dan perkantoran juga sudah siap, kecuali industri yang membutuhkan analisis dampak lingkungan (amdal) seperti industri timah misalnya,” jelasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

fortune
Editor : Yusuf Waluyo Jati
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top