Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Begini Cara Pemerintah Merevegatis Lahan Gambut

Pemerintah berencana melakukan revegetasi di lahan gambut dengan melakukan penanaman pohon sagu, jelutung, rotan, dan pulai.
Ana Noviani
Ana Noviani - Bisnis.com 03 November 2015  |  19:25 WIB
Lahan gambut. - cwacwa
Lahan gambut. - cwacwa

Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah berencana melakukan revegetasi di lahan gambut dengan melakukan penanaman pohon sagu, jelutung, rotan, dan pulai.

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya mengatakan pemerintah berupaya untuk mengambil langkah penataan gambut secara keseluruhan. Salah satunya dengan melakukan revegetasi di lahan gambut.

"Presiden beberapa kali bicara ke saya, coba Bu Nurbaya pikirkan selain aspek teknis penataan seperti ini, lakukan revegetasi dengan sagu," kata Siti menirukan pernyataan Presiden Joko Widodo di Kantor Presiden, Selasa (3/10/2015).

Selain sagu, tanaman yang cocok ditanam di lahan gambut tanpa perlu membuat saluran drainase atau kanal antara lain jelutung, rotan, dan pulai.

"Sebetulnya harga sagu kan juga tinggi ya. kalau perlu dipikirkan sekaligus industri-industri kecilnya," ujarnya. 

Oka Karyanto, ahli kehutanan UGM, mengatakan kelompok masyarakat perlu ikut dilibatkan dalam pengelolaan gambut lestari. Apabila Karhutla terus terjadi di areal gambut, 10% lahan gambut di pesisir akan lenyap lantaran amblas. 

"Masyarakat kecil perlu diberi ruang gerak sebagai model bahwa dengan pengelolaan tanpa pengeringan kanalisasi dengan komoditas-komoditas yang tidak kalah berharganya dengan sawit dan HTI," tuturnya. 

Dalam pertemuan dengan Presiden Joko Widodo, lanjutnya, presiden memberikan arahan agar wilayah Papua mendapat perhatian serius. Pasalnya, kejadian Karhutla mulai terjadi di Kabupaten Merauke dan Mappi, Papua.

"Papua harus dipikirkan secara serius karena pada tahun ini juga terkena asap cukup parah. Karena dampaknya asap di beberapa lokasi terpencil yang dijangkau pesawat, suplai logistik bisa terhenti," pungkasnya. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

lahan gambut
Editor : Yusuf Waluyo Jati
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top