Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

OPERASI MONETER BI: Ditolak Agus Marto, Komisi XI Minta BPK Turun Tangan

Dalam rapat kerja bersama pemerintah dan BI, Selasa (22/9/2015), Ketua Komisi XI Fadel Muhamad sempat mengajukan rancangan kesimpulan tersebut berbarengan dengan asumsi makro dan target pembangunan saat pembahasan RAPBN 2016.
Arys Aditya
Arys Aditya - Bisnis.com 24 September 2015  |  19:52 WIB
Bank Indonesia - Ilustrasi/Bisnis
Bank Indonesia - Ilustrasi/Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA - Komisi XI DPR RI menjanjikan segera meminta Badan Pemeriksa Keuangan melakukan audit kinerja dan pemeriksaan dengan tujuan tertentu terhadap kebijakan moneter yang dilancarkan oleh Bank
Indonesia.

Dalam rapat kerja bersama pemerintah dan BI, Selasa (22/9/2015), Ketua Komisi XI Fadel Muhamad sempat mengajukan rancangan kesimpulan tersebut berbarengan dengan asumsi makro dan target pembangunan saat pembahasan RAPBN 2016.

Rancangan tersebut sontak langsung ditolak oleh Gubernur BI Agus DW Martowardojo. Akhirnya, rancangan kesimpulan itu dihapus.

"Dalam waktu dekat, kami akan panggil BPK untuk meminta masukan. Setelah itu, baru surat permintaan audit [terhadap BI] akan dikirimkan. Kami juga akan mempertimbangkan timing-nya," ujarnya.

Sementara itu, Gubernur BI menuturkan menolak rancangan kesimpulan itu karena tidak dibicarakan dalam pembahasan rapat. Menurut Agus, langkah DPR tersebut bisa kian memperberat kinerja rupiah.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank indonesia dpr
Editor : Stefanus Arief Setiaji
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top