Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PROGRAM SEJUTA RUMAH: Harus Ada Penyederhanaan Izin di Kabupaten/ Kota

Ketua Perhimpunan Pengusaha Realestate Indonesia (REI) Jawa Barat Irfan Firmansyah mengapresiasi langkah pemerintah dari sejumlah kementerian yang akan menyederhanakan perizinan.
Abdalah Gifar
Abdalah Gifar - Bisnis.com 10 September 2015  |  20:47 WIB
Perumahan - Ilustrasi/Bisnis
Perumahan - Ilustrasi/Bisnis

Bisnis.com, BANDUNG—Ketua Perhimpunan Pengusaha Realestate Indonesia (REI) Jawa Barat Irfan Firmansyah mengapresiasi langkah pemerintah dari sejumlah kementerian yang akan menyederhanakan perizinan.

“Bagus sekali, artinya setelah ada MoU [memorandum of understanding] antara DPP REI dan Mendagri selama ini realitas di lapangan cuma formalitas harus ada penyederhanaan perizinan di kabupaten/ kota agar lebih mudah,” katanya kepada Bisnis, Kamis (10/9/2015).

Dia menyatakan walaupun kabupaten/kota menyampaikan soal layanan satu atap satu pintu, tetapi pada pelaksanaannya hal itu tidak jelas dan masih membutuhkan pengurusan yang berbelit-belit.

Menurut dia, tak kurang dari 50% perizinan dari kabupaten/kota dapat dipangkas. Apalagi, lanjut Irfan, di sejumlah daerah perizinan bisa mencapai lebih dari 14 perizinan. “Waktu dan biaya tidak jelas, belum lagi tidak ada keseragaman di tiap kabupaten/kota.”

Untuk program satu rumah yang digulirkan pemerintah, REI Jabar menyebutkan pengurusan perizinan untuk tahun ini tidak menjadi persoalan karena lahan dan lokasi beserta perizinannya sudah dibereskan, sehingga tinggal bangun.

“Kabupaten/kota ini seperti bukan anak buah Mendagri, tidak mendukung kebijakan di pusat. Persoalan akan dihadapi pada tahun depan. Kalau prosedurnya normatif seperti sekarang, untuk tahun depan yang urus perizinannya dari awal, program satu rumah akan terhambat,” paparnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

perizinan rei jabar
Editor : Bastanul Siregar

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper

BisnisRegional

To top