Bisnis.com, JAKARTA -- Ajang kompetisi wirausaha yang digelar Wismilak Diplomat dan Wismilak Foundation, Diplomat Success Challenge (DSC), menutup periode pendaftaran pada 12 Juni 2015 lalu.
Surjanto Yasaputera, Ketua Dewan Komisioner, menyatakan jumlah proposal peserta yang terjaring meningkat drastis dibandingkan dengan tahun lalu.
“Tahun ini kami kebanjiran peminat, ada 6.600an proposal yang terjaring masuk. Jumlah ini meningkat lebih dari sepuluh kali lipat dibanding tahun lalu,” ujarnya dalam rilis kepada Bisnis, Rabu (19/8/2015).
Peminat kompetisi datang dari berbagai kalangan seperti mahasiswa, pelaku usaha yang baru lulus kuliah, serta kalangan professional yang mengirim proposal usaha. Proposal yang masuk pun sangat beragam.
Ditinjau dari bidang usahanya, antara lain bidang perdagangan (41%), kuliner (27%), industri kreatif (14%) dan agro industry (8%). Minat di bidang teknologi hijau, energy dan pariwisata jumlahnya masih belum signifikan.
Berdasarkan domisili peserta, kompetisi wirausaha ini dibagi menjadi tiga area, yakni kawasan Indonesia Timur, Tengah dan Barat. Jumlah peserta paling banyak datang dari Central Region (Kalimantan, DIY dan Jawa Tengah) yakni sebanyak 55%, diikuti oleh peserta dari West Region (Sumatera, Kep Riau, DKI Jakarta dan Jawa Barat) sebanyak 26% dan dari East Region (Sulawesi, Jawa Timur dan Indonesia Timur) sebanyak 19%.
"Beberapa proposal peserta juga ada dari luar negeri yang ikut berkompetisi," tuturnya.