Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

BI: Pertumbuhan 2016 Bisa Lebih Kencang Jika Pemerintah Konsisten

Bank Indonesia menyampaikan pertumbuhan ekonomi 2016 dapat terakselerasi sesuai proyeksi asalkan pemerintah konsisten merealisasikan paling tidak tiga rencana.
Sri Mas Sari
Sri Mas Sari - Bisnis.com 23 Juni 2015  |  20:54 WIB
Bank Indonesia - Ilustrasi/Bisnis
Bank Indonesia - Ilustrasi/Bisnis
Bisnis.com, JAKARTA -- Bank Indonesia menyampaikan pertumbuhan ekonomi 2016 dapat terakselerasi sesuai proyeksi asalkan pemerintah konsisten merealisasikan paling tidak tiga rencana.
 
Deputi Gubernur BI Perry Warjiyo menyampaikan ekspor sesungguhnya dapat menjadi sumber pertumbuhan ekonomi tahun depan setelah tahun ini terkontraksi, sejalan dengan peluang pemulihan ekonomi Amerika Serikat dan Eropa. 
 
"Kita bisa ekspor manufaktur asal Indonesia konsisten dengan rencana selama ini, yaitu hilirisasi sumber daya alam yang selama ini diekspor mentah," ungkapnya dalam rapat kerja dengan Badan Anggaran DPR, Selasa (23/6/2015).
 
Kedua, realisasi belanja pemerintah untuk pembangunan infrastruktur. Tidak hanya mendorong konektivitas dan produktivitas, menurut Perry, infrastruktur dapat menarik investasi. 
 
"Absorbsi yang lambat karena nomenklatur baru, kami harapkan tidak terjadi lagi, sehingga kuartal I/2016 penyerapan sudah bisa berjalan."
 
Ketiga, implementasi program sosial yang lebih tepat sasaran kepada kelompok miskin sehingga mampu mempertahankan daya beli. 
 
Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi tahun depan 5,5%-6%, lebih cepat dari tahun ini yang diproyeksi 5,4%. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ekspor bank indonesia Pertumbuhan Ekonomi belanja infrastruktur
Editor : Martin Sihombing
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top