Tiga Bos Maskapai Penerbangan Dipanggil Jokowi

Tiga bos maskapai penerbangan dipanggil oleh Presiden Joko Widodo ke Istana Kepresiden. Menteri Perhubungan Ignasius Jonan dan Menteri Pariwisata Arief Yahya juga ikut dalam pertemuan itu.
Akhirul Anwar | 02 April 2015 16:11 WIB
Presiden Joko Widodo meninjau Transportasi Massal Terintegrasi di Stasiun Dongzhimen, Beijing, China, Kamis (26/3/2015) waktu setempat. - Setpres/Laily

Bisnis.com, JAKARTA - Tiga bos maskapai penerbangan dipanggil oleh Presiden Joko Widodo ke Istana Kepresiden. Menteri Perhubungan Ignasius Jonan dan Menteri Pariwisata Arief Yahya juga ikut dalam pertemuan itu.

Ketiga bos maskapai penerbangan yakni CEO AirAsia Tony Fernandes, Direktur Utama PT Garuda Indonesia Tbk. (GIAA)A rif Wibowo dan CEO Lion Air Group Rusdi Kirana. Pertemuan berlangsung di Kantor Presiden, Kamis (2/4/2015). 

Tony Fernandes mengatakan dipanggil Jokowi untuk menjelaskan peningkatan wisatawan asing ke Indonesia. Dalam pertemuan itu, Tony akan memberikan sejumlah masukan kepada presiden untuk meningkatkan jumlah wisatawan asing.

"Saya pikir visa on arrival ide yang sangat bagus dan sekarang penghapusan visa, kita akan memberi ide lain kepada pak presiden," katanya di Kantor Presiden, Kamis (2/4/2015).

Jokowi sebelumnya mengatakan bakal meningkatkan kunjungan wisman dari China. Pemerintah sudah melakukan kesepakatan bersama mendatangkan 10 juta wisman dari China. Selain itu menambah rute penerbangan yang menghubungkan kedua negara.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
jokowi, maskapai penerbangan

Editor : Yusuf Waluyo Jati

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top