Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

4 Kebijakan Fiskal Diluncurkan Pekan Depan

Menteri Koordinator bidang Perekonomian Sofyan Djalil membocorkan empat kebijakan fiskal yang akan difinalisasi dan diterbitkan pada pekan depan.
Ana Noviani
Ana Noviani - Bisnis.com 13 Maret 2015  |  17:53 WIB
Menko Perekonomian Sofyan Djalil
Menko Perekonomian Sofyan Djalil

Bisnis.com, JAKARTA--Menteri Koordinator bidang Perekonomian Sofyan Djalil membocorkan empat kebijakan fiskal yang akan difinalisasi dan diterbitkan pada pekan depan.

Pertama, papar Sofyan, berupa revisi Peraturan Pemerintah No. 52/2011 tentang Fasilitas Pajak Penghasilan untuk Penanaman Modal di Bidang-bidang Usaha Tertentu.

Fasilitas tax allowance itu antara lain dapat dinikmati oleh perusahaan yang berorientasi ekspor dan perusahaan yang mereinvestasi sebagian labanya di dalam negeri.

Kedua, menerapkan bea masuk antidumping dan bea masuk tindakan pengamanan sementara. Pengenaan tarif barrier ini dilakukan untuk mencegah praktik importasi yang mengganggu ekonomi dan industri dalam negeri.

"Pihak yang diduga lakukan dumping bisa melakukan banding, tetapi kalau misalnya tidak terbukti, uang dikembalikan, langsung diberikan dalam tempo 10 hari," kata Sofyan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jumat (13/3).

Ketiga, memperluas bebas visa menjadi total 19 negara. Empat negara baru yang akan dijajaki pemberlakuan bebas visa adalah China, Korea, Jepang, dan Rusia. Sebanyak 19 negara tersebut, kata Sofyan, telah mencakup 95% turis mancanegara yang melancong ke Indonesia.

Keempat, meningkatkan mandatori penggunaan biodiesel CPO dari 10% menjadi 15% dan 20%. Peningkatan tersebut diharapkan dapat menghemat devisa karena menurunkan volume dan nilai impor solar.

"Peraturan semua pada Senin. Senin di-work out dalam rapat kabinet untuk membereskan aturannya, keppresnya, permennya, ada PP-nya," kata Sofyan.

Sebelumnya, Sofyan mengungkapkan paket kebijakan tersebut akan diumumkan pada Jumat (13/3).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kebijakan fiskal Sofyan Djalil
Editor : Rustam Agus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top