HARGA MELONJAK, Menkop Imbau Pelaku UKM Produksi Aneka Cabai Olahan

Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Menkop UKM) Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga mengharapkan kalangan Usaha Kecil Menengah (UKM) dan Koperasi di Tanah Air mampu mencari terobosan dalam menyiasati melonjaknya harga cabai seperti yang terjadi beberapa waktu lalu.
Feni Freycinetia Fitriani | 02 Februari 2015 10:49 WIB
Menkop UKM imbau pelaku UKM produksi aneka cabai olahan - ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA- Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Menkop UKM) Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga mengharapkan kalangan Usaha Kecil Menengah (UKM) dan Koperasi di Tanah Air mampu mencari terobosan dalam menyiasati melonjaknya harga cabai seperti yang terjadi beberapa waktu lalu.

Menurut dia, melonjaknya harga cabai saat-saat musim tertentu, tentunya sangat memberatkan masyarakat.

"Kita harus cari solusi terbaik. Salah satunya adalah bagaimana bisa membuat semacam bubuk cabai yang dapat digunakan masyarakat luas saat harga cabai melonjak tinggi," ujarnya di Jakarta, Senin (2/2/2015).

Puspayoga menuturkan terobosan tidak terpaku pada bubuk cabai semata, juga pada pemanfaat olahan dari bahan baku cabai lain. Melihat peluang ini, dia berharap pelaku UKM dan Koperasi harus bisa membuat cabai olahan dengan baik, tanpa menghilangkan rasa atau keaslian dari cabai itu sendiri.

"Harga jualnya jika memungkinkan terjangkau sehingga bisa dibeli oleh masyarakat."

Dia memaparkan salah satu contoh UKM yang telah memanfaatkan peluang bisnsi ini adalah Gerak Tani. Perusahaan yang memproduksi racikan berbagai rasa masakan khas Indonesai dalam bentuk pasta ataupun bumbu giling sudah menjual produk bumbu ke pasar tradisional dan modern.

"Saya mendapat informasi saat ini lebih dari 50 macam jenis bumbu dihasilkan oleh Gerak Tani. Selain menghasilkan aneka bumbu, perusahaan ini juga menggunakan tehnologi radiasi dengan sinar gamma, bekerjasama dengan pihak PATIR BATAN. Ini bisa jadi contoh bagi UKM lain," ujarnya.

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kementerian koperasi dan ukm

Editor : Gita Arwana Cakti

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top