Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Banjir Genangi Akses Ke Pelabuhan Priok, Aktivitas Logistik Terhambat

Aktivitas logistik yang berkaitan dengan penerimaan dan pengangkutan barang maupun peti kemas (receiving delivery) dari dan ke Pelabuhan Tanjung Priok terhambat akibat banjir yang melanda di sejumlah wilayah Ibu Kota Jakarta.
Akhmad Mabrori
Akhmad Mabrori - Bisnis.com 23 Januari 2015  |  18:42 WIB
Suasana di Pelabuhan Tanjung Priok - Bisnis.com
Suasana di Pelabuhan Tanjung Priok - Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA - Aktivitas logistik yang berkaitan dengan penerimaan dan pengangkutan barang maupun peti kemas (receiving delivery) dari dan ke Pelabuhan Tanjung Priok terhambat akibat banjir yang melanda di sejumlah wilayah Ibu Kota Jakarta.

Sekretaris Wilayah Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) DKI Jakarta Adil Karim mengatakan akibat banjir yang terjadi sejak pagi hari di jalur distribusi Tanjung Priok telah mengakibatkan antrean panjang truk pengangkut barang dan peti kemas.

“Kondisi ini mengakibatkan receiving dan delivery barang terhambat. Tentunya ini menjadi beban tambahan logistik,” ujar Adil, Jumat (23/1/2015).

Dia mengatakan kondisi seperti ini kerap terjadi saat memasuki musim penghujan dan banjir, karenanya pemerintah mesti mempercepat penyelesaian proyek  tol langsung Pelabuhan Tanjung Priok yang terkoneksi dengan Jakarta Outer Ring Road (JORR).

“Akses (tol) langsung itu mesti segera di selesaikan dan percepat.Sudah terlalu lama pengusaha logistik harus menanggung kerugian akibat hambatan delivery. Apalagi akses eksisting yang ada juga kondisinya rusak,” tuturnya.

Adil mengatakan, kegiatan logistik semestinya tidak boleh terganggu apalagi jika hal itu hanya disebabkan oleh keterbatasan infrastruktur jalan yang tidak memadai.”Kalau logistik terhambat otomatis biaya operasional membengkak dan akan memengaruhi pada harga jual ke konsumen akhir,”paparnya.

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo),Gemilang Tarigan mengatakan angkutan darat (truk) selalu yang terkena dampak atas buruknya infrastruktur pendukung kegiatan logistik.

“Coba anda lihat sendiri, kondisinya semerawut sejak pagi tadi. Trailler sulit masuk pelabuhan Priok karena tiga ruas jalan utama di luar pelabuhan terendam banjir mulai dari aradi jalan Cakung Cilincing, jalan Yos Sudarso, maupun di jalan Martadinata Jakarta Utara. Akibatnya kita kesulitan untuk proses receiving dan delivery,”ujarnya .

Padahal, kata Gemilang, ketiga ruas kses jalan utama tersebut merupakan akses utama delivery atau untuk keluar masuk trailer pengangkut barang dan peti kemas dari dan ke pelabuhan Priok.

Ketika dimintai konfirmasi Bisnis.com, Dirut PT Pelabuhan Tanjung Priok-anak usaha IPC, Ari Henryanto mengatakan meskipun banjir melanda disejumlah ruas jalan di luar pelabuhan, namun kegiatan pelayanan kapal dan bongkar muat barang di Pelabuhan tidak terganggu.

Berdasarkan pantauan Bisnis.com, sejak pagi hingga sore hari ini, kegiatan receiving dan delivery logistik terkena dampak akibat banjir melanda Ibukota termasuk di akses jalan yang menuju kepelabuhan. Kondisi ini terlihat berkurangnya aktivitas truk barang dan peti kemas yang melintasi area lini satu Pelabuhan Tanjung Priok.

Terdapat sekitar 28 kapal yang sedang bersandar di Pelabuhan Tanjung Priok hari ini.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

banjir logistik pelabuhan tanjung priok
Editor : Yusuf Waluyo Jati

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper
To top