Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Investasi Ruas Tol Semarang-Solo Diproyeksi Membengkak

Nilai investasi ruas Tol Semarang-Solo dinilai bakal meningkat signifikan akibat molornya pengembangan tahap kedua yang terkendala pembebasan lahan.
Oktaviano DB Hana
Oktaviano DB Hana - Bisnis.com 09 Januari 2015  |  14:00 WIB
Ruas tol Semarang - Solo.  - Bisnis.com
Ruas tol Semarang - Solo. - Bisnis.com

Bisnis.com, SEMARANG – Investasi ruas Tol Semarang-Solo diproyeksi akan membengkak akibat molornya pengembangan tahap kedua yang terkendala pembebasan lahan.

Mulai dikerjakan sejak 2007, jalan tol dengan nilai investasi mencapai Rp6 triliun yang diusahakan oleh PT Trans Marga Jateng (TMJ), anak perusahaan PT Jasa Marga yang berpatungan dengan BUMD Jawa Tengah, PT Sarana Pembangunan Jawa Tengah, dibagi dalam dua tahap pembangunan.

Tahap pertama jaringan jalan Tol Trans Jawa tersebut terdiri dari dua seksi, yakni seksi I Semarang-Ungaran sepanjang 11,3 km (beroperasi pada akhir 2011) dan seksi II Ungaran-Bawen dengan panjang  11,95 km (beroperasi April 2014). Sedangkan, tahap kedua terbagi dalam tiga seksi, yakni seksi III Bawen-Salatiga sepanjang 17,04 km, seksi IV (Salatiga-Boyolali) 22,85 km dan seksi V (Boyolali-Solo) 13,57 km.

Pengembangan tahap lanjut ini awalnya diperkirakan rampung pada akhir 2-14, namun akhirnya belum juga direalisasikan akibat terhambat pembebasan lahan.

Direktur Teknik dan Operasi PT Trans Marga Jateng (TMJ) Ari Nugroho mengatakan nilai investasi ruas tol tersebut sudah jauh meningkat dengan alotnya proses pengadaan lahan.

Dia menyebutkan komponen biaya seperti bahan bangunan, upah tenaga kerja dan terutama bahan bakar minyak sudah tidak sesuai dengan asumsi pengembangan proyek sebelumnya.

“Otomatis naik dengan mundur 2 tahun, sehingga tidak bisa lagi disebut sama Rp6 triliun. Kami saat ini masih menghitungnya,” ungkapnya kepada Bisnis.com, Jumat (9/1/2015).

Oleh karena itu, Ari berharap lahan pengembangan tersebut dapat segera diserahkan agar pembangunan fisik bisa dimulai. Pasalnya, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah optimistis pembangunan tahap kedua ruas Tol Semarang-Solo dapat segera dimulai menyusul progres pembebasan lahan yang sudah mencapai 95,5% pada akhir Desember 2014.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tol semarang-solo tol trans jawa
Editor : Fatkhul Maskur
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top