Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ini Kekhawatiran Utama Konsumen Indonesia

Sepanjang paruh ketiga 2014, kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) menjadi kekhawatiran utama yang dirasakan konsumen Indonesia.
Nenden Sekar Arum
Nenden Sekar Arum - Bisnis.com 11 November 2014  |  20:56 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - Sepanjang paruh ketiga 2014, kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) menjadi kekhawatiran utama yang dirasakan konsumen Indonesia.

Berdasarkan data yang dirilis The Nielsen Global Survey of Consumer Confidence and Spending Intention menunjukkan skor kepercayaan diri konsumen meningkat 2 poin menjadi 125, sekaligus menjadi konsumen paling optimis di dunia setelah India.

Dengan munculnya berita terkait rencana pemerintah untuk menaikkan harga BBM, kekhawatiran terhadap hal tersebut meningkat tajam, dan menjadikannya sebagai sentimen terbesar dengan total responden mencapai 28%.

Padahal, pada kuartal sebelumnya, kekhawatiran utama ditempati oleh kondisi ekonomi Indonesia dengan persentase 34%, dan sentimen BBM tidak masuk dalam urutan 5 teratas.

"Harga BBM menjadi kekhawatiran semua orang karena memengaruhi banyak pos pengeluaran lainnya, sehingga konsumen Indonesia cukup rentan terhadap isu tersebut," papar Agus Nurudin, Managing Director Nielsen Indonesia di Jakarta, Selasa (11/11/2014).

Hal serupa juga terjadi pada penaikan harga BBM di tahun lalu, yang menyebabkan indeks kepercayaan diri konsumen turun 4 basis poin pada QIII/2014 ke level terendah sepanjang tahun.Meski demikian, indeks tersebut kembali naik dalam hitungan waktu sekitar 5-6 bulan sejak isu penaikan harga BBM bergulir, dan diharapkan kejadian serupa dapat terjadi pada penaikan BBM kali ini.

"Konsumen Indonesia tercatat kuat dalam menghadapi tantangan dan cepat beradaptasi. Kami yakin, konsumen akan tetap optimistis dan positif dengan adanya stabilitas politik dan pertumbuhan pendapatan konsumen," katanya.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kepercayaan konsumen
Editor : Martin Sihombing
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top