Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Jakpro Siapkan Rp400 Miliar untuk Palyja

Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Jakarta Propertindo menyiapkan dana senilai Rp400 miliar untuk pengambilalihan atau akuisisi operator swasta air, PT PAM Lyonnaise Jaya (Palyja).
Ilustrasi/Bisnis.com
Ilustrasi/Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA- Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Jakarta Propertindo menyiapkan dana senilai Rp400 miliar untuk pengambilalihan atau akuisisi operator swasta air, PT PAM Lyonnaise Jaya (Palyja).

Rencananya Palyja akan diakuisisi oleh dua BUMD DKI, yakni Jakpro dan PT Pembangunan Jaya.

Saham Palyja dikuasai oleh dua perusahaan swasta yaitu 51% milik Suez International dan 49% milik PT Astratel. Jakpro akan mengakuisisi saham PT Astratel, sedangkan Suez International diakuisisi oleh BUMD PT Pembangunan Jaya.

Direktur Utama Jakpro Budi Karya Sumadi mengatakan sampai saat ini pihaknya masih melakukan komunikasi dengan pihak koalisi masyarakat menolak swastanisasi air Jakarta (KMMSSAJ) yang melakukan gugatan kepada Pemprov DKI terkait dengan rencana akuisisi.

"Kami siapkan Rp400 miliar untuk mengakuisisi Palyja. Saat ini masih komunikasi dengan koalisi dan LSM [Lembaga Swadaya Masyarakat] yang menggugat DKI," ujarnya kepada Bisnis, Senin (20/10/2014).

Keinginan koalisi dan LSM, lanjutnya, memiliki esensi yang sama dengan Pemprov DKI atas terjaminnya hak atas air untuk masyarakat berpenghasilan rendah.

Budi berjanji akan mengurangi tingkat kehilangan air [Non Revenue Water (NRW)] sebesar 10% dalam kurun waktu 3-4 tahun apabila Palyja telah diakuisisi. Saat ini tingkat kehilangan air di Jakarta sebesar 41,8% karena kebocoran pipa.

Namun, hingga saat ini belum ada titik temu antara Pemprov DKI dengan pihak koalisi terkait dengan rencana akuisisi. Pihaknya akan terus mengikuti proses hukum yang ada

"Namanya urusan besar ini kan menyangkut orang banyak. Jadi, kami harus berhati-hati memikirkan berbagai aspeknya," ucap Budi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Topik

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper