Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Jabar Raih Penghargaan Produk Pertanian Unggul Terbanyak

Jawa Barat mendapat penghargaan sebagai provinsi dengan produk pertanian unggul terbanyak tahun 2014.
Ihda Fadila
Ihda Fadila - Bisnis.com 10 Oktober 2014  |  23:52 WIB
Jabar Raih Penghargaan Produk Pertanian Unggul Terbanyak
Ilustrasi - Bisnis.com
Bagikan

Bisnis.com,JAKARTA - Jawa Barat berhasil mendapatkan penghargaan sebagai provinsi dengan produk pertanian unggul terbanyak tahun 2014.

Dengan penghargaan tersebut, Jabar mengalahkan provinsi lain yang turut menjadi kategori, seperti Sulawesi Selatan, Sumatra Barat, Lampung, Jawa Timur, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan provinsi lainnya.

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mengatakan pemerintah daerah selalu mendukung pelaku usaha di sektor pertanian untuk meningkatkan mutu produk demi tercapainya produk yang unggul.

"Kita selalu memberikan bimbingan, penyuluhan kepada mereka [pelaku usaha pertanian] tentang standardisasi. Tidak ada residu dan zat berbahaya. Kemudian diperiksa di laboratorium dan langsung ke lapangan," ujarnya saat ditemui Bisnis.com usai menerima penghargaan dari Kementerian Pertanian pada acara Kemilau Daya Saing Produk Pertanian di Jakarta, Jumat (10/10/2014).

Aher, panggilan Ahmad Heryawan, juga mengatakan bahwa ini juga merupakan peran dari Otoritas Kompetensi Keamanan Pangan Daerah (OKKPD) wilayah Jabar.

"Otoritas ini sudah bergerak untuk melakukan jaminan mutu keamanan pangan kepada masyarakat. Tinggal dimasifkan menjadi sebuah gerakan," ujarnya.

Dengan penghargaan ini, lanjut Aher, Jabar akan terus meningkatkan mutu produk pangannya, termasuk untuk menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) tahun depan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

produk pertanian
Editor : Nurbaiti
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top