Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Jumlah Perhimpunan Warga Rusun Minim

Kementerian Perumahan Rakyat mewajibkan kepada setiap pemilik rumah susun agar membentuk Perhimpunan Pemilik dan Penghuni Satuan Rumah Susun (PPPSRS) untuk mengelola kepentingan bersama para penghuni tersebut.
Fatia Qanitat
Fatia Qanitat - Bisnis.com 05 Juni 2014  |  17:06 WIB
Jumlah Perhimpunan Warga Rusun Minim
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA—Kementerian Perumahan Rakyat mewajibkan kepada setiap pemilik rumah susun agar membentuk Perhimpunan Pemilik dan Penghuni Satuan Rumah Susun (PPPSRS) untuk mengelola kepentingan bersama para penghuni tersebut.

Sesuai dengan Pasal 74 dan 75 dalam UU No.20/2011 tentang Rusun, disebutkan pemilik satuan rusun wajib membentuk PPPSRS, untuk mengurus kepemilikan benda bersama, bagian bersama, tanah bersama, dan penghunian.

"Hal itu diperlukan agar para penghuni dan pemilik dapat memahami serta melaksanakan hak dan kewajibannya masing-masing, sehingga pengelolaan hunian dapat terlaksana," kata Asisten Deputi Evaluasi Perumahan Formal Deputi Bidang Perumahan Formal Kemenpera Iriantosyak Kasim dalam rilis, Kamis (6/5/2014).

Berdasarkan catatan Kemenpera, dari jumlah 105 tower rumah susun milik (rusunami) yang dikembangkan di DKI Jakarta, baru 75 tower yang telah melakukan serah terima kunci. Dari jumlah tersebut, baru 7 tower rusunami yang telah membentuk PPPSRS.

Ke depan, terdapat rencana pembangunan 328 tower rusunami. Pembangunan rusun, ungkapnya, merupakan pilihan saat ini untuk menangani masalah kebutuhan hunian bagi masyarakat kota.

Terlebih, lahan yang terbatas dan harga yang sangat tinggi, membuat rusun menjadi pilihan utama bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

rusun kemenpera
Editor : Rustam Agus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top