Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

95% Perikanan Tangkap Gunakan Kapal Kecil

Sektor perikanan tangkap yang menjadi profesi bagi sekitar 2,8 juta jiwa masyarakat Indonesia, ternyata sebagian besarnya masih menggunakan kapal kecil.
Arif Gunawan
Arif Gunawan - Bisnis.com 12 Mei 2014  |  23:23 WIB
95% Perikanan Tangkap Gunakan Kapal Kecil
Perikanana tangkap. Sebagian besar masih menggunakan kapal kecil - Bisnis
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA--Sektor perikanan tangkap yang menjadi profesi bagi sekitar 2,8 juta jiwa masyarakat Indonesia, ternyata sebagian besarnya masih menggunakan kapal kecil.

Berdasarkan data Kementerian Kelautan dan Perikanan tahun 2013, dari total 618.320 kapal perikanan tangkap, 165.990 unitnya adalah perahu tanpa motor, 252.590 unitnya perahu dengan motor tempel. Sedangkan perahu dengan motor sebanyak 195.000 nya adalah motor dengan bobot kecil antara 5-30 gross ton (GT). Sisanya 4.700 kapal berbobot di atas 30 GT dengan mayoritas di bobot 100 GT.

Koalisi Rakyat untuk Keadilan Perikanan (Kiara) membenarkan kondisi industri perikanan tangkap di Indonesia yang sebagian besar berada di skala kecil.

"Memang 95% nelayan Indonesia hanya mengoperasikan perahu dan kapal kecil, dengan bobot antara 5 - 30 GT," katanya kepada Bisnis, Senin (12/5/2014).

Melihat kondisi in, dia mengharapkan ada peran aktif dari pemerintah agar melakukan sinergi bersama dalam mendukung pengembangan industri perikanan ke depan.

"Misalnya dengan melakukan sinergi antara nelayan kecil dengan pemilik kapal besar dalam melaut secara bersama sehingga dapat meningkatkan produktifitas dan hasil tangkapan dengan daya jelajah kapal yang lebih luas," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kapal perikanan
Editor : Ismail Fahmi
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top