Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

EKSPOR REMPAH dan Hortikultura Ditarget Naik 15%, Meski Lahan Menyempit

Kementerian Pertanian menargetkan ekspor setiap produk rempah dan buah tropis unggulan dapat meningkat hingga 15% pada tahun ini, meskipun luas areal tanam pada periode waktu yang sama diperkirakan menurun
Arys Aditya
Arys Aditya - Bisnis.com 01 Mei 2014  |  18:56 WIB
EKSPOR REMPAH dan Hortikultura Ditarget Naik 15%, Meski Lahan Menyempit
Luas areal tanam tanaman hortikultura turun drastis beberapa waktu belakangan akibat alih fungsi lahan. - Ilustrasi
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA—Kementerian Pertanian menargetkan ekspor setiap produk rempah dan buah tropis unggulan dapat meningkat hingga 15% pada tahun ini, meskipun luas areal tanam pada periode waktu yang sama diperkirakan menurun.

“Kami menargetkan ekspor 15% untuk masing-masing komoditi. Saat ini rempah yang punya potensi seperti lada, dan buah tropis itu misalnya mangga dan pisang mas kirana,” ujar Direktur Pemasaran Internasional Ditjen Pengolahan dan Pemasaran Hasil Pertanian (PPHP) Kementan Mesah Tarigan, Rabu (30/4/2014).

Mesah menjelaskan, khusus untuk buah tropis, pihaknya mengklaim bahwa pasar China sangat meminati produk dari Indonesia, dan dibuktikan dengan permintaan secara resmi dari importir dari negeri Tirai Bambu tersebut. Sedangkan untuk lada, paparnya, umumnya diminati negara-negara di Eropa.

Namun, Mesah mengatakan luas areal tanam tanaman hortikultura turun drastis beberapa waktu belakangan akibat alih fungsi lahan. Oleh karena itu, katanya, kementerian berusaha menggenjot produktivitas lewat intensifikasi, bukan ekstensifikasi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

hortikultura kementan rempah
Editor : Fatkhul Maskur
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top