Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pengembang Diminta Aktif Bangun untuk Efisiensi Lahan

Untuk membatasi pemanfaatan lahan perumahan, Kementerian Perumahan Rakya meminta pengembang aktif melakukan pembangunan rumah susun.
Fatia Qanitat
Fatia Qanitat - Bisnis.com 30 April 2014  |  14:24 WIB

Bisnis.com, JAKARTA--Untuk membatasi pemanfaatan lahan perumahan, Kementerian Perumahan Rakya meminta pengembang dapat aktif melakukan pembangunan rumah susun.

"Tujuannya untuk mengefesiensikan lahan perumahan. Jadi pengembang tidak hanya bangun rumah tapak, melainkan rumah susun," kata Menteri Perumahan Rakyat Djan Faridz dalam keterangan pers, Rabu (30/4/2014).

Dia mengatakan biaya pembangunan untuk hunian dua lantai sebesar Rp55 juta. Walaupun margin tidak terlalu besar, pengembangan ini diharapkan dapat mengatasi keterbatasan lahan.

"Di kota-kota besar seharusnya sudah memulai pembangunan rumah susun deret," ujarnya.

Selama ini pengembang mengalami kesulitas menyediakan rumah bersubsidi mengingat terbatasnya lahan dan harga tanah yang mahal. Belum lagi, ditambah dengan kenaikan harga bahan bangunan.

"Untuk itu, pembangunan rusun merupakan salah satu solusi untuk pemenuhan kebutuhan rumah masyarakat," tuturnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

rusunami rusun kemenpera
Editor : Rustam Agus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top