Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

RUMAH BERSUBSIDI: Harga Naik Lebih dari 40%

Kementerian Perumahan menetapkan harga baru rumah tapak, dengan kenaikan mencapai 42% di beberapa provinsi.
Fatia Qanitat
Fatia Qanitat - Bisnis.com 28 April 2014  |  17:59 WIB
Rumah Bersubsidi. Harga naik lebih dari 40% - Bisnis
Rumah Bersubsidi. Harga naik lebih dari 40% - Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA—Kementerian Perumahan menetapkan harga baru rumah tapak, dengan kenaikan mencapai 42% di beberapa provinsi.

Sumber di Kemenpera, Senin (28/4/2014)  menyebutkan kementerian ini baru saja menetapkan tiga buah kebijakan terkait program penyaluran faslitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) yang mengatur ketetapan harga baru dari rumah tapak dan rusunami.

Penetapan harga yang diberlakukan tersebut tidak lagi diatur berdasarkan wilayah, melainkan lebih detail untuk setiap provinsi.

Sebelumnya, harga rumah dibagi atas empat zona dengan harga dimulai dari Rp88 juta-Rp145 juta setiap unit.

Dalam kebijakan yang baru, harga rumah paling rendah terletak di Provinsi Lampung dengan harga Rp113 juta/unit naik dari harga Rp88 juta/unit, dan paling mahal di Provinsi Papua sebesar Rp185 juta/unit atau naik dari harga Rp145 juta/unit.

Melalui harga baru ini, harga rumah tapak untuk wilayah Bodetabek berada pada kisaran harga Rp130-an juta/unit.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kemenpera kpr flpp
Editor : Ismail Fahmi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top