Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KEMENTAN: Perusahaan Pakan Ternak Impor 450.000 Ton untuk Q-1

Pemerintah menyatakan kalangan perusahaan pakan ternak telah melakukan importasi 450.000 ton hanya pada kuartal I tahun ini.
Arys Aditya
Arys Aditya - Bisnis.com 27 April 2014  |  12:59 WIB
Kementerian Pertanian dan asosiasi petani juga mendorong pabrik pakan agar menjalin kerja sama dengan asosiasi petani jagung di tiap-tiap sentra produksi jagung lokal. - Ilustrasi
Kementerian Pertanian dan asosiasi petani juga mendorong pabrik pakan agar menjalin kerja sama dengan asosiasi petani jagung di tiap-tiap sentra produksi jagung lokal. - Ilustrasi

Bisnis.com, DENPASAR - Pemerintah menyatakan kalangan perusahaan pakan ternak telah melakukan importasi 450.000 ton hanya pada kuartal I tahun ini.

Dengan kebutuhan 750.000 ton per bulan, angka itu menambal kekosongan setara 20% dari total penyerapan bahan baku industri tersebut, yaitu 2,25 juta ton jagung.

"Estimasinya, impor jagung untuk industri total 3,9 juta ton tahun ini. Kalau khusus anggota Gabungan Perusahaan Makanan Ternak (GPMT) sebesar 3,2 jt ton," kata Direktur Pakan Ternak Ditjen Peternakan Kementan Mursyid Ma'sum, Sabtu (26/4/2014).

Mursyid mengatakan bahwa pihaknya memang mengizinkan dan memberi rekomendasi khusus kepada pabrik pakan untuk melakukan importasi, bukan kepada pedagang atau makelar (trader).

Namun, yang menjadi masalah adalah HS Code jagung antara pakan dan pangan tidak berbeda, yang menyebabkan pemerintah kesulitan mengawasi kebocoran jagung industri ke pawar konsumsi. "Sudah kita mintakan ke pihak terkait ekspor-impor, tapi tidak bisa, karena secara fisik tidak bisa dibedakan," tuturnya.

Dia menjabarkan Kementerian Pertanian dan asosiasi petani juga mendorong pabrik pakan agar menjalin kerja sama dengan asosiasi petani jagung di tiap-tiap sentra produksi jagung lokal.

Untungnya, kata Mursyid, GPMT telah sangat tepat menetapkan harga pembelian jagung mereka, yaitu minimal Rp2.400-2.800/kg dengan kadar air maksimal 15%, yang membuat petani tetap bersemangat menanam jagung.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pakan ternak
Editor : Fatkhul Maskur

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top