Bisnis.com, JAKARTA – Porsi pembelian apartemen strata title (kondominium) oleh pengguna langsung (end user) diperkirakan mengalami peningkatan menyusul meningkatnya kebutuhan hunian di pusat Jakarta.
Head of Research Jones Lang LaSalle, Anton Sitorus, mengatakan saat ini kebutuhan hunian vertikal di tengah kota semakin meningkat.
Menurutnya, masyarakat cenderung meminati kondominium di pusat kota dengan tujuan efisiensi waktu dalam menunjang pekerjaan.
“Dengan kondisi kemacetan, permintaan itu meningkat. Masyarakat berpikir untuk lebih mengefisienkan waktu,” katanya, Rabu (23/4/2014).
Hal itu, jelasnya, mengakibatkan peningkatan porsi pembelian oleh end user dalam proyek-proyek kondominium baru di Jakarta.
“Kami melihat sekarang porsinya 60% investor dan 40% end user. Dulunya masih 75%-25%,” imbuhnya.
Adapun, dalam laporan terbaru yang dipaparkan lembaga konsultan properti tersebut, suplai kondominium siap pakai di Ibu Kota mencapai kisaran 91.330 unit dengan tingkat penyerapan 94%.
Sedangkan, jumlah pasokan yang sedang dibangun, dipasarkan, dan dijadwalkan rampung hingga 2017 mencapai 47.240 unit dengan tingkat penjualan mencapai 72%.