Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KONDOMINIUM JAKARTA, Porsi Pembeli End User Bakal Meningkat

Porsi pembelian apartemen strata title (kondominium) oleh pengguna langsung (end user) diperkirakan mengalami peningkatan menyusul meningkatnya kebutuhan hunian di pusat Jakarta.
Oktaviano DB Hana
Oktaviano DB Hana - Bisnis.com 23 April 2014  |  23:45 WIB
Pasokan yang sedang dibangun, dipasarkan, dan dijadwalkan rampung hingga 2017 mencapai 47.240 unit dengan tingkat penjualan mencapai 72%.  - bisnis.com
Pasokan yang sedang dibangun, dipasarkan, dan dijadwalkan rampung hingga 2017 mencapai 47.240 unit dengan tingkat penjualan mencapai 72%. - bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA – Porsi pembelian apartemen strata title (kondominium) oleh pengguna langsung (end user) diperkirakan mengalami peningkatan menyusul meningkatnya kebutuhan hunian di pusat Jakarta.

Head of Research Jones Lang LaSalle, Anton Sitorus, mengatakan saat ini kebutuhan hunian vertikal di tengah kota semakin meningkat.

Menurutnya, masyarakat cenderung meminati kondominium di pusat kota dengan tujuan efisiensi waktu dalam menunjang pekerjaan.

“Dengan kondisi kemacetan, permintaan itu meningkat. Masyarakat berpikir untuk lebih mengefisienkan waktu,” katanya, Rabu (23/4/2014).

Hal itu, jelasnya, mengakibatkan peningkatan porsi pembelian oleh end user dalam proyek-proyek kondominium baru di Jakarta.

“Kami melihat sekarang porsinya 60% investor dan 40% end user. Dulunya masih 75%-25%,” imbuhnya.

Adapun, dalam laporan terbaru yang dipaparkan lembaga konsultan properti tersebut, suplai kondominium siap pakai di Ibu Kota mencapai kisaran 91.330 unit dengan tingkat penyerapan 94%.

Sedangkan, jumlah pasokan yang sedang dibangun, dipasarkan, dan dijadwalkan rampung hingga 2017 mencapai 47.240 unit dengan tingkat penjualan mencapai 72%.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

properti jakarta kondominium
Editor : Fatkhul Maskur

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top