Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Apersi Was-Was dengan Akuisisi BTN

Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi) berharap pemerintah meninjau kembali rencana akuisisi PT Bank Tabungan Negara Tbk. oleh bank BUMN lainnya.
Oktaviano DB Hana
Oktaviano DB Hana - Bisnis.com 19 April 2014  |  17:11 WIB
BTN lebih berfokus kepada pada pembiayan KPR.  - bisnis.com
BTN lebih berfokus kepada pada pembiayan KPR. - bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA – Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi) berharap pemerintah meninjau kembali rencana akuisisi PT Bank Tabungan Negara Tbk. oleh bank BUMN lainnya.

“Isu bahwasanya saham BTN akan diakuisisi Bank Mandiri membuat para pengembang anggota Apersi was-was,” ungkap Ketua Umum DPP Apersi (versi munas Jakarta), Anton R Santoso kepada Bisnis melalui pesan singkat, Sabtu (19/4/2014).

Dia menjelaskan pihaknya khawatir bila akuisisi tersebut terjadi, fokus pembiayaan BTN akan berubah.

Berbeda dari bank BUMN lainnya, lanjut Anton, BTN lebih berfokus kepada pada pembiayan KPR.

“Apakah setelah akuisisi tersebut BTN tetap fokus terhadap pembiayaan KPR [kredit pemilikan rumah] untuk perumahan terutama untuk KPR dengan skema FLPP [fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan],” imbuhnya.

Oleh karena itu, Apersi meminta pemerintah untuk mempertimbangkan rencana tersebut. Menurutnya, belum ada pihak yang akan menjamin arah kebijakan pembiayaan KPR FLPP oleh BTN tidak berubah pasca-akuisisi.

“Terutama Menteri  BUMN. Apalagi jabatan para menteri akan berakhir dalam beberapa bulan lagi agar tidak mengambil keputusan yang dapat merugikan masyarakat,” tukasnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kpr-flpp rumah bersubsidi akuisisi btn
Editor : Fatkhul Maskur

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top