Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Investasi Industri Barang Modal 2014 Diprediksi US$1 Miliar

Kementerian Perindustrian memprediksi investasi industri barang modal di dalam negeri, baik penanaman modal asing (PMA) maupun penanaman modal dalam negeri (PMDN) tahun ini senilai US$1 miliar.

Bisnis.com, JAKARTA- Kementerian Perindustrian memprediksi investasi industri barang modal di dalam negeri, baik penanaman modal asing (PMA) maupun penanaman modal dalam negeri (PMDN) tahun ini senilai US$1 miliar.

Berdasarkan data Kemenperin, investasi PMA industri barang modal pada 2013 sekitar US$360,53 juta, sedangkan investasi PMDN sekitar Rp2,539 miliar atau setara US$253.000.

Artinya, bila target investasi industri barang modal tahun ini senilai US$1 miliar, ada kenaikan tiga kali lipat dibandingkan dengan 2013.

Yang dimaksud industri barang modal adalah industri yang menghasilkan mesin/peralatan untuk memproduksi barang dan/atau jasa.

Adapun yang termasuk subsektor industri barang modal a.l industri alat berat, industri peralatan komunikasi, industri alat mesin pertanian, industri peralatan energi, industri peralatan pabrik, industri peralatan listrik, dan industri peralatan kesehatan.

Direktur Jenderal Industri Unggulan Berbasis Teknologi Tinggi Kemenperin Budi Darmadi mengatakan target tersebut tidak termasuk investasi di sektor industri otomotif atau komponen kendaraan.

Menurutnya, peningkatan industri barang modal terjadi seiring dengan pertumbuhan ekonomi dan manufaktur.

Saat ini, industri manufaktur di dalam negeri memiliki ketergantungan sangat tinggi terhadap barang modal dari negara-negara maju atau negara dengan sumber teknologi tinggi.

Meski begitu, kata Budi, Indonesia tidak antiimpor, pasalnya meningkatnya impor barang modal memperlihatkan bahwa ekonomi dalam negeri bergerak.

Hanya saja ketergantungan impor yang tinggi ini harus dikurangi dengan mengandalkan sumber daya yang ada di dalam negeri, baik itu SDM, teknologi, SDA, dan sebagainya.

Yang pasti, menurut Budi, impor barang modal bukan untuk ditakuti, melainkan harus dimanfaatkan untuk menarik investasi di dalam negeri

“Untuk investasi barang modal prediksi saya US$1 miliar tahun ini. Dari investasi senilai US$1 miliar tersebut, akan menghasilkan output atau nilai bisnis tiga kali lipat. Jadi kalau investasi US$1 miliar tahun ini, keluarannya bisa US$3 miliar kalau produksi penuh,” kata Budi usai acara Workshop Permesinan dengan tema Kebangkitan Barang Modal Dalam Negeri di Kemenperin, Kamis (3/4/2014).

 Sebagian besar investasi barang modal yang masuk adalah peralatan standar pabrik, mulai dari peralatan listrik bertegangan tinggi, turbin, boiler, distribution panel, conveyor, dump truck ukuran besar, kapal, fan besar, alat pemotong pertanian, dan sebagainya.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Riendy Astria
Editor : Rustam Agus
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper