Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PNM Gelar Pelatihan Usaha Kecil Secara Online

Antusiasme pelaku usaha mikro, kecil dan menengah yang tinggi terhadap akses pembiayaan dijawab PT Permodalan Nasional Madani (Persero) melalui pelatihan bisnis secara on line terhadap debitornya di kawasan Yogyakarta.
Mulia Ginting Munthe
Mulia Ginting Munthe - Bisnis.com 22 Februari 2014  |  13:20 WIB
Upaya PNM meningkatkan usaha debitornya, tidak hanya melihat UMKM sebagai pasar.  - bisnis.com
Upaya PNM meningkatkan usaha debitornya, tidak hanya melihat UMKM sebagai pasar. - bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA—Antusiasme pelaku usaha mikro, kecil dan menengah yang tinggi terhadap akses pembiayaan dijawab PT Permodalan Nasional Madani (Persero) melalui pelatihan bisnis secara on line terhadap debitornya di kawasan Yogyakarta.

Pelatihan bisnis tersebut dilakukan melalui program pengembangan kapasitas usaha (PKU), khususnya bagi  debitor unit layanan modal mikro (ULLaMM). Temanya yang diangkat, Cara mudah memulai bisnis online melibatkan sekitar 75 orang lebih.

Pelatihan yang dimaksudkan untuk meningkatkan kapasitas SDM maupun usaha bagi pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) itu untuk memenuhi ekspektasi dan antusiasme tinggi dari pelaku UMKM yang menjadi debitor PT Permodalan Nasional MAdani (PNM).

 Arief Mulyadi, Executive Vice President PNM, menjelaskan pelatihan yang diberikan cukup beragam, seperti pembekalan kemampuan teknis seperti sertifikasi pendaftaran industri rumah tangga (P-IRT), cara pengemasan, pengolahan produk, serta inovasi dan strategi pemasaran.

 Program PKU dilaksanakan secara reguler untuk pembinaan debitor ULaMM di setiap wilayah kerja kami. Pesertanya sangat antusias sehingga harus laksanakan kembali bagi yang membutuhkan,” katanya melalui keterangan resminya kepada Bisnis.com, Sabtu (22/2/2014).

 Menurut dia, pembinaan secara konkret juga dilakukan melalui keikutsertaan UMKM debitor ULaMM. Misalnya pada kegiatan pameran produk dan seminar, dan sasarannya adalah memperluas wawasan dan jaringan usaha mereka.

PNM juga aktif melakukan pendampingan klasterisasi industri UMKM seperti industri rempeyek pelemadu  di Bantul, industri keripik singkong solear di Tangerang, industri keset kain limbah di Semarang, industri gula semut di Pacitan, industri gula kelapa Kubu Raya di Pontianak, serta industri keripik slondok di Magelang.

Adapun program klasterisasi berikutnya yang tengah dipersiapkan PNM meliputi industri perajin opak di Deli Serdang dan Serdang Bedagai, pengolahan  kopi Kintamani di Bangli, kerajinan perak dan swasa di Mojokerto, rendang telor di Payakumbuh, dan budidaya ikan hias di Depok.

Untuk lembaga keuangan mikro dan syariah (LKM/S), PNM secara aktif memberikan pelatihan jasa manajemen tentang analisis kredit, perencanaan bisnis, penanganan kredit bermasalah, motivasi dan kewiraswastaan, serta pengembangan produk dan analisis keuangan.

Upaya PNM meningkatkan usaha debitornya, tidak hanya melihat UMKM sebagai pasar, tetapi juga aset bisnis yang harus ditingkatkan kapasitas usahanya. Di setiap wilayah ada keterbatasan akses pasar serta kurang pengetahuan informasi dan teknologi sebagai permasalahan UMKM, harus dicari solusinya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

usaha kecil pnm
Editor : Fatkhul-nonaktif
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top