Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ekonom: Penaikan Tarif Listrik Harus Diterapkan Secara Fair

Tarif listrik di dalam negeri memang lebih murah dibandingkan dengan negara Asean lainnya. Namun, bila pemerintah ingin harga keekonomian dari tarif listrik diterapkan, pemerintah juga harus fair dengan menyiapkan logistik dan infrastruktur dan memadai.
Riendy Astria
Riendy Astria - Bisnis.com 20 Februari 2014  |  18:23 WIB
  Penaikan tarif listrik diminta dilakukan secara adil.  -  Bisnis.com
Penaikan tarif listrik diminta dilakukan secara adil. - Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA- Direktur Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Enny Sri Hartati mengatakan secara nominal, tarif listrik di dalam negeri memang lebih murah dibandingkan dengan negara Asean lainnya. Namun, bila pemerintah ingin harga keekonomian dari tarif listrik diterapkan, pemerintah juga harus fair dengan menyiapkan logistik dan infrastruktur dan memadai.

Pada kenyataannya, saat ini pemerintah belum bisa menyediakan infrastruktur dan logistik yang layak untuk sektor industri. Jadi, kenaikan tarif listrik di sektor industri skala besar sekitar 38,9%-64,7% memang memberatkan. Apalagi, kata Enny, pertumbuhan industri manufaktur skala besar dan sedang kurang menggembirakan pada triwulan IV 2013.

“Industri skala besar dan sedang pertumbuhannya tidak bagus, seharusnya mereka membutuhkan stimulus yang bisa mengurangi biaya produksi mereka,” kata Enny ketika dihubungi Bisnis, Jumat (20/2/2014).

Menurutnya, bila kinerja sektor manufaktor anjlok, yang rugi juga kinerja perekonomian dalam negeri. Pada sisi lain, Enny cukup paham dengan tujuan pemerintah untuk menghapus subsidi listrik. Namun, kata Enny, pemerintah harus melakukannya dengan fair dan win-win solution.

Misalnya, kenaikan tarif listrik hingga 64,7% dinilai tidak fair lantaran kinerja sektor ini masih kurang menggembirakan dan membutuhkan stimulus.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tarif listrik
Editor : Setyardi Widodo
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top