Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pertamina Lelang 850.000 Kiloliter Fatty Acid Methyl Ester

PT Pertamina (Persero) melelang lagi pengadaan unsur nabati yang terdapat dalam campuran biodesel atau "fatty acid methyl ester" (FAME) sebanyak 850.000 kiloliter per tahun.
Martin Sihombing
Martin Sihombing - Bisnis.com 17 Februari 2014  |  02:50 WIB

Bisnis.com, JAKARTA -  PT Pertamina (Persero) melelang lagi pengadaan unsur nabati yang terdapat dalam campuran biodesel atau "fatty acid methyl ester" (FAME) sebanyak 850.000 kiloliter per tahun.

Vice President Corporate Communication Pertamina Ali Mundakir di Jakarta, Minggu (16/2/2014) mengatakan, "FAME" tersebut untuk memenuhi kebutuhan biodiesel di Sumatera, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, dan Papua.

"Kami akan terus melelang untuk memenuhi total kebutuhan FAME periode 2014-2015 sebesar 5,3 juta kiloliter," ujarnya.

Saat ini, dari kebutuhan 5,3 juta kiloliter itu, Pertamina sudah memperoleh pasokan 45%  atau sebesar 2,4 juta kiloliter.

Pasokan tersebut didapat dari dua kali lelang yakni 1,24 juta kiloliter untuk sembilan klaster. Sedang, lelang kedua memperoleh 1,14 juta kiloliter untuk 15 klaster.

Ali mengatakan, sesuai instruksi pemerintah, Pertamina menender dengan target harga FAME maksimal seharga solar di pasar Singapura sesuai patokan "mean oil Platts of Singapore (MOPS).

Namun, lanjutnya, memang pengadaan FAME khususnya di wilayah Indonesia Timur, terkendala produsen yang tidak sanggup memenuhi ketentuan harga FAME maksimal MOPS solar tersebut.

"Untuk itu, Pertamina kini mengkaji berbagai alternatif solusi terbaik untuk pengadaan FAME di wilayah tersebut," tuturnya.

Berdasarkan data Pertamina, sejak 2009 hingga 2013, BUMN tersebut mencatat pertumbuhan pemanfaatan FAME sebanyak 653 persen dari 126.098 kiloliter pada 2009 menjadi 930.561 kiloliter pada 2013.(Antara)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pertamina
Editor : Martin Sihombing
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top