Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Gawat, 10 Warga Sampang Meninggal, Terserang Leptospirosis

Sebanyak 10 orang warga Sampang, Jawa Timur, meninggal dunia akibat terserang penyakit leptospirosis, yakni jenis penyakit yang disebabkan oleh kencing tikus, dalam kurum waktu Mei 2013 hingga Januari 2014.
Fatkhul-nonaktif
Fatkhul-nonaktif - Bisnis.com 11 Januari 2014  |  19:28 WIB
Silkus penyakit leptospirosis, yakni jenis penyakit yang disebabkan oleh kencing tikus.  - antara
Silkus penyakit leptospirosis, yakni jenis penyakit yang disebabkan oleh kencing tikus. - antara

Bisnis.com, SAMPANG - Sebanyak 10 orang warga Sampang, Jawa Timur, meninggal dunia akibat terserang penyakit leptospirosis, yakni jenis penyakit yang disebabkan oleh kencing tikus, dalam kurum waktu Mei 2013 hingga Januari 2014.

Data yang diperoleh di RSUD Sampang, Sabtu (11/1/2014) menyebutkan jumlah meninggal dunia terdiri dari sembilan orang pada 2013 dan seorang korban pada Januari 2014, yakni setelah banjir melanda kota itu selama 4 hari berturut-turut.

"Untuk saat ini jumlah warga Sampang yang terdata menderita penyakit leptospirosis dan mendapatkan perawatan medis di RSUD Sampang sebanyak 15 orang," kata Humas RSUD Sampang dr Yuliono.

Dia menjelaskan meski jumlahnya mencapai belasan bahkan seorang di antaranya meninggal dunia, pihaknya belum menetapkan sebagai kejadian luar biasa, karena kejadian kasus leptospirosis kali ini tidak terfokus pada daerah tertentu dan sekaligus, sebagaimana tahun 2013.

Leptospirosis merupakan jenis penyakit yang mudah menular di tempat yang lembab, seperti di lokasi banjir. Setelah banjir, wabah besar leptospirosis memang sering muncul. Apalagi di Kabupaten Sampang sendiri termasuk wilayah lembab, akibat sering dilanda banjir.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Leptospirosis

Sumber : newswire

Editor : Fatkhul-nonaktif

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top