Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Indonesia Akan Teken Bilateral Swap US$40 Miliar

Bisnis.com, JAKARTA --Indonesia segera menandatangani perjanjian bilateral currency swap dengan tiga  negara dan satu lembaga internasional senilai hampir US$40 miliar.
Sri Mas Sari
Sri Mas Sari - Bisnis.com 24 September 2013  |  19:45 WIB
Indonesia Akan Teken  Bilateral Swap US$40 Miliar
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA --Indonesia segera menandatangani perjanjian bilateral currency swap dengan tiga  negara dan satu lembaga internasional senilai hampir US$40 miliar.

Tiga negara itu meliputi China, Jepang dan Korea Selatan. Menteri Perindustrian M.S. Hidayat menyebutkan kesepakatan currency swap dengan China mencakup Rp15 miliar, sedangkan selebihnya Korea Selatan, Jepang dan satu lembaga internasional yang dia tidak berani sebutkan namanya.

“Itu (perjanjian dengan China) mungkin ditandatangani pada waktu Presiden China ke sini tanggal 2 dan 3 Oktober,” katanya, Selasa (24/9/2013).

Sementara itu, bilateral currency swap dengan Jepang di luar perpanjangan kesepakatan yang diteken akhir Agustus senilai US$12 miliar. Adapun dengan Korsel merupakan perjanjian baru.

“Kalau yang dengan Korsel agak besar,” ujar Hidayat tanpa menyebut angka.

Pada waktunya, lanjut  Menperin, bilateral swap arrangement (BSA) itu akan diumumkan untuk memberikan sinyalemen positif dan menjaga kepercayaan pasar.

Bilateral currency swap adalah mekanisme cadangan devisa antara 2 negara untuk mengantisipasi depresiasi mata uang ketika terjadi krisis keuangan di negara yang terlibat dalam kesepakatan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

cadangan devisa bilateral swap arrangement
Editor : Ismail Fahmi
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top