Ini Hasil Sertifikasi Benih Semester I/2013

Bisnis.com, JAKARTA – Keberhasilan dalam budidaya pertanian sangat ditentukan oleh benih yang digunakan, oleh karena itu perlu dilakukan seleksi dalam penggunaan benih sehingga didapatkan benih yang unggul. 
M. Taufiqur Rahman | 02 Agustus 2013 01:52 WIB

Bisnis.com, JAKARTA – Keberhasilan dalam budidaya pertanian sangat ditentukan oleh benih yang digunakan, oleh karena itu perlu dilakukan seleksi dalam penggunaan benih sehingga didapatkan benih yang unggul. 

Penggunaan benih bermutu dapat mengurangi jumlah pemakain benih, maupun tanam ulang sehingga tanaman seragam.

Selain itu,  benih bermutu memiliki daya berkecambah dan bertumbuh yang tinggi, sehingga dapat mengurangi masalah gulma dan meningkatkan daya tahan tanaman terhadap serangan hama/penyakit.

Dari segi biaya biaya dengan penggunaan benih unggul dapat meminimalisir biaya yang dikeluarkan oleh petani. Di indonesia sendiri pengunaaan benih unggul mulai digencarkan, seiring dengan sertifikasi benih bermutu.

Berikut adalah realisasi sertifikasi dan produksi benih 2013 hingga Juni 2013, berdasarkan rilis Direktorat Tanaman Pangan Kementan yang diterima Bisnis, Kamis (1/8/2013)

No

Tanaman

Luas Penangkaran (ha)

Produksi (ton)

1

Padi

52.522,11

67.900,96

2

Jagung

1.289,46

14.327,48

3

Kedelai

10.602,38

3.320,66

4

Kacang tanah

463,61

209,7

5

Kacang hijau  

34,07

16,65

Sementara itu, sesuai dengan Kepmentan No.4340/Kpts/SR.120/6/2013, harga benih subsidi sebagai berikut :

No

Benih

Harga per kg

1

Padi inhibrida

Rp 2.024

2

Padi hibrida

Rp 4.327

3

Jagung komposit

Rp 2.295

4

Jagung Hibrida

Rp 12.647

5

Kedelai

Rp 3.096

Tag : produksi benih, harga benih subsidi
Editor : Fatkhul Maskur

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top