Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pasok Bawang Merah Impor Mendesak Ditambah

BISNIS.COM, JAKARTA--Impor bawang merah harus segera digelontorkan karena telah terjadi penurunan pasokan lokal di pasar tradisional hingga 54%.Kepala Pusat Data Pasar Induk Kramat Jati Suminto mengatakan idealnya pasokan per hari bawang merah lokal
Rio Sandy Pradana
Rio Sandy Pradana - Bisnis.com 09 Juli 2013  |  23:35 WIB

BISNIS.COM, JAKARTA--Impor bawang merah harus segera digelontorkan karena telah terjadi penurunan pasokan lokal di pasar tradisional hingga 54%.

Kepala Pusat Data Pasar Induk Kramat Jati Suminto mengatakan idealnya pasokan per hari bawang merah lokal mencapai 120-125 ton dalam kondisi pascasortir.

"Sekarang rata-rata pasokan yang masuk per hari hanya 60 ton. Setelah disortir paling hanya 60% yang bisa dijual," katanya kepada Bisnis, Selasa (9/7/2013).

Menurut Suminto, bawang merah impor yang masuk sampai hari ini baru mencapai 45 ton. Bawang tersebut berasal dari India.

Saat ini, lanjutnya, daerah penghasil bawang merah lokal seperti Brebes dan Tulungagung sudah tidak panen. Kondisi ini menyebabkan pasokan ke beberapa daerah menurun.

"Kami membutuhkan bawang merah imor agar bisa mensubtitusi produksi lokal, sehingga pasokan terjaga dan harga segera stabil," pungkasnya.  (ra)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bawang merah pasar induk kramat jati suminto
Editor : Rustam Agus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top