Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

HARGA DAGING AYAM: Peritel Klaim Stok Terbatas

BISNIS.COM, JAKARTA—Peritel mengungkapkan kenaikan harga daging ayam  terjadi karena stok ayam yang terbatas dari sentra-sentra peternak.
Rio Sandy Pradana
Rio Sandy Pradana - Bisnis.com 08 Juli 2013  |  01:04 WIB
HARGA DAGING AYAM: Peritel Klaim Stok Terbatas
Bagikan

BISNIS.COM, JAKARTA—Peritel mengungkapkan kenaikan harga daging ayam  terjadi karena stok ayam yang terbatas dari sentra-sentra peternak.

Wakil Sekjen Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Satria Hamid mengatakan sulitnya ketersediaan pasokan ayam ini sudah terjadi sejak seminggu menjelang puasa.

“Kami tidak menjual dengan harga yang tinggi, kenaikan ini terjadi karena stok ayam yang terbatas dari sentra-sentra peternak hewan atau rumah potong ayam,” kata Satria kepada Bisnis, Minggu (7/7/2013).

Dia menjelaskan ritel modern tidak bisa menaikkan harga sepihak karena telah terikat perjanjian kerja sama dengan para pemasok. Bahkan beberapa ritel modern melakukan efisiensi dengan bekerja sama bersama pemasok untuk memberikan harga promo kepada konsumen.

Kondisi ini, lanjutnya, berbeda dengan yang terjadi pada pasar tradisional dengan harga yang berfluktuasi tidak terkendali. Menurutnya, ini harus diwaspadai karena toko modern dan pemasok tentu saja akan melihat harga di pasaran dalam menentukan harga jual.

Aprindo selalu melakukan pengawasan ketat pada anggota dengan cara inspeksi mendadak sampai ke daerah. Selain itu, mengeluarkan surat edaran untuk menjaga ketersediaan stok produk.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ritel harga aprindo naik lebaran daging ayam stok
Editor : Martin Sihombing
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top