Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

DPR Setuju Tambah Anggaran Kehutanan Rp1,23 Triliun

BISNIS.COM, JAKARTA--Kementerian Kehutanan dan Komisi IV DPR  sepakat untuk mengajukan tambahan anggaran sebesar Rp1,23 triliun dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun anggaran 2014.

BISNIS.COM, JAKARTA--Kementerian Kehutanan dan Komisi IV DPR  sepakat untuk mengajukan tambahan anggaran sebesar Rp1,23 triliun dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun anggaran 2014.

Ibnu Multazam, Wakil Ketua Komisi IV DPR, menuturkan parlemen sepakat untuk mengajukan usulan penambahan anggaran pada Kementerian Kehutanan.

Pasalnya, pada 2014  pagu indikatif Kemenhut hanya sebesar Rp4,97 triliun. Pagu tersebut turun 26% dibandingkan pagu belanja pada 2013 yg dialokasikan sebesar Rp6,76 triliun.

"Kami sepakat usulan penambahan anggaran Kemenhut Rp1,229 triliun untuk 4 program utama," ujarnya di DPR, Kamis (4/7/2013).

Ibnu memaparkan tambahan anggaran tersebut dialokasikan untuk program daya dukung DAS berbasis pemberdayaan masyarakat Rp840,26 miliar, perencanaan makro dan pemantapan kawasan hutan bidang kehutanan Rp159 miliar, program penelitian dan pengembangan mikroba di Kementerian Kehutanan Rp64 miliar, serta penyusunan dan pengembangan SDM kehutanan Rp91,52 miliar.

"Kita sepakati juga usulan penambahan anggaran Rp75 miliar untuk pengadaan helicopter atau perlindungan hutan konservasi keanekaragaman hayati,"  imbuhnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Penulis : Ana Noviani
Editor : Fatkhul Maskur
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper