Petrokimia Gresik Berencana Ekspor Pupuk ke Myanmar

BISNIS.COM, JAKARTA--PT Petrokimia Gresik (PKG) akan memperluas pasar ekspor pupuk yaitu berencana untuk mengirim ke Myanmar dalam waktu dekat.
Sepudin Zuhri
Sepudin Zuhri - Bisnis.com 04 Juli 2013  |  17:35 WIB

BISNIS.COM, JAKARTA--PT Petrokimia Gresik (PKG) akan memperluas pasar ekspor pupuk yaitu berencana untuk mengirim ke Myanmar dalam waktu dekat.

Manager Hubungan Masyarakat PKG Dupi Madya Ardiono mengatakan selama ini perseroan telah mengekspor pupuk ke beberapa negara seperti Filipina dan India.

"Saat ini PKG akan berencanan melakukan expor ke negara Myanmar," ujarnya melalui siaran pers yang diterima Bisnis, Kamis (4/7/2013).

Menurutnya, ekspansi ekspor itu untuk pengembangan bisnis yang dilakukan Petrokimia Gresik. Manajemen, katanya, akan melakukan ekspor pupuk ke Myanmar.

Namun, dia belum dapat merinci jumlah dan harga pupuk yang akan diekspor ke Myanmar tersebut.

Selain itu, katanya, PKG juga merancang sistem kluster untuk membantu petani meningkatkan daya saing, karena secara individual pelaku agribisnis seringkali tidak sanggup menangkap peluang pasar yang membutuhkan jumlah volume produksi yang besar, standar yang homogen dan pasokan yang teratur.

Petani, katanya, seringkali mengalami kesulitan mencapai skala ekonomis dalam pembelian input seperti peralatan dan bahan baku dan akses jasa-jasa keuangan dan konsultasi.

Dupi menjelaskan sistem kluster yang dilakukan PKG adalah bisnis yang diharapakan mampu menjadi alat yang baik untuk mengatasi hambatan karena kecilnya skala usaha tani individu, serta daya saing dalam suatu lingkungan pasar yang semakin kompetitif.

Sistem klaster agribisnis berbasis padi di Kabupaten Bojonegoro, katanya, diharpakan dapat menjadi alat yang baik untuk mengatasi hambatan karena kecilnya skala usahatani individu, serta daya saing dalam suatu lingkungan pasar yang semakin kompetitif.

Dia menambahkan sistem klaster agribisnis berbasis padi di Kabupaten Bojonegoro ini diharapkan dapat menjadi alat yang baik untuk mengatasi hambatan karena kecilnya skala usaha tani individu, serta daya saing dalam suatu lingkungan pasar yang semakin kompetitif.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
ekspor, pupuk, petani, pkg

Editor : Sepudin Zuhri

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top