RI Tuan Rumah Pertemuan APEC bidang Transportasi

BISNIS.COM, JAKARTA-Indonesia menjadi tuan rumah pertemuan APEC Transportation Working Group ke-38 pada 1 Juli-5 Juli 2013 di Nusa Dua, Bali, guna membahas mengenai program prioritas (deliverables APEC Transportation Working Group).
M. Tahir Saleh
M. Tahir Saleh - Bisnis.com 29 Juni 2013  |  17:27 WIB

BISNIS.COM, JAKARTA-Indonesia menjadi tuan rumah pertemuan APEC Transportation Working Group ke-38 pada 1 Juli-5 Juli 2013 di Nusa Dua, Bali, guna membahas mengenai program prioritas (deliverables APEC Transportation Working Group).

Kepala Pusat Komunikasi Publik Kementerian Perhubungan Bambang S Ervan mengatakan APEC Transportation Working Group Meeting itu dijadwalkan akan dibuka oleh Wakil Menteri Perhubungan Indonesia Bambang Susantono pada Selasa, 2 Juli 2013 pukul 10.00 WITA sekaligus menjadi tuan rumah pada acara welcome dinner.

"Penyelenggaraan pertemuan APEC Transportation Working Group ke-38 bertepatan dengan masa keketuaan Indonesia untuk APEC tahun 2013 dengan tema “Resilient Asia-Pacific, Engine of Global Growth” dengan prioritas Attaining the Bogor Goals, Achieving Sustainable Growth With Equity dan Promoting Connectivity," katanya dalam siaran pers, Sabtu (29/6/2013).

Menurut Bambang, pertemuan ini nantinya akan dilaporkan pada pertemuan Tingkat Menteri Transportasi APEC pada 4 September– 6 September 2013 di Tokyo, Jepang.

Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan sebelumnya yakni APEC Transportation Working Group Meeting ke-37 pada 8-12 April 2013 di Ho Chi Minh City, Vietnam. Pertemuan itu membahas deliverables APEC Transportation Working Group, sebagaimana diamanatkan oleh APEC Leaders dan Ministers yakni safety, security, efficiency (trade and environmental) dan connectivity.

Pertemuan APEC TPT-WG merupakan pertemuan dua kali setahun secara bergiliran atas dasar sukarela di antara anggota ekonomi APEC. Forum ini akan dihadiri oleh para pejabat/ahli di bidang transportasi dari 22 anggota ekonomi APEC, APEC Secretariat, ABAC (ASEAN Business Advisory Council) dan Observer dari berbagai organisasi internasional terkait.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
transportasi, apec, nusa dua

Editor : Yusran Yunus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top